| dc.description.abstract | Pilar jembatan adalah elemen struktural dari jembatan yang berfungsi sebagai penyangga
atau pendukung utama untuk menopang beban jembatan. Pilar jembatan memiliki berbagai jenis
antara lain, pilar tunggal, pilar portal, dan pilar majemuk. Pilar majemuk adalah pilar dengan kolom
lebih dari satu. Analisis ini melakukan perbandingan kinerja struktur antara pilar ganda dengan pilar
tunggal. Perbandingan tersebut ditinjau berdasarkan pengaruh P-delta, pengaruh buckling, diagram
interaksi kolom, nilai geser beton, dan daktilitas kolom pilar. Pilar ganda menggunakan dimensi dan
ukuran pilar eksisting dengan diameter kolom 2,1 m dan tinggi kolom 5,5 m. Kemudian, pilar
tersebut dibandingkan dengan pilar tunggal dengan diameter 2,97 m dan tinggi 5,5 m. Perbandingan
ini menggunakan SNI 1725-2016 tentang Pembebanan pada Jembatan, SNI 2833-2016 tentang
Perencanaan Jembatan terhadap Beban Gempa, dan RSNI T12-2004 tentang Perencanaan Struktur
Beton untuk Jembatan . Hasil analisis menunjukkan pilar ganda lebih langsing, pada kondisi
kombinasi layan I, layan II, dan layan IV pilar tunggal memilik pengaruh P-delta lebih besar, nilai
interaksi P-M pada pilar ganda lebih besar pada tekan murni, sedangkan pada pilar tunggal lebih
besar pada kondisi keruntuhan tarik, kondisi seimbang dan kondisi keruntuhan tekan. Nilai geser
beton pilar ganda dan pilar tunggal didapatkan masing – masing 7622,107 kN dan 7748,685 kN,
dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pilar tunggal lebih besar 1,64% dalam nilai geser beton.
Perhitungan daktilitas pilar ganda dan pilar tunggal masing – masing didapatkan nilai ρ௦
sebesar
0,00663 dan 0,00457.Analisis yang dilakukan juga memperhitungkan pengaruh P-delta dan
kelangsingan. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa pilar jembatan tunggal memiliki
kelebihan daripada pilar ganda pada aspek diagram interaksi P-M dan nilai geser beton. | en_US |