Show simple item record

dc.contributor.authorUtami, Akila Neditha
dc.date.accessioned2024-09-30T04:04:22Z
dc.date.available2024-09-30T04:04:22Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52129
dc.description.abstractPerkembangan di dunia industri manufaktur telah melahirkan alat-alat produksi serta teknologi yang terbarukan dan jauh lebih baik. Akan tetapi teknologi-teknologi yang digunakan dalam proses produksi tersebut sering kali menimbulkan potensi bahaya yang dapat menyebabkan kerugian dan menimbulkan risiko kecelakaan kerja apabila tidak dikendalikan dengan tepat. PT Globalindo Intimates merupakan sebuah perusahaan garment manufacture yang bergerak dalam bidang pembuatan underwear. Dari hasil penelitian sebelumnya banyak ditemukan bahwa selama proses produksi, ada banyak pekerja yang tidak menerapkan K3 dengan baik seperti para pekerja di divisi sewing tidak menggunakan sarung tangan saat menjahit, para pekerja tidak memakai sepatu keamanan saat di lantai produksi, para pekerja di bagian moulding yang tidak menggunakan kacamata pelindung dan juga alat pelindung diri lainnya pada saat mereka bekerja. Untuk itu perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen kesehatan dan melakukan proteksi pada para pekerja. Hal ini juga telah ditekankan oleh pemerintah dalam Peraturan Pemerintah No.50 tahun 2012 terkait ketenagakerjaan, dinyatakan bahwa setiap perusahaan yang mempekerjakan paling sedikit 100 pekerja, wajib menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Dalam penelitian ini pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner, yang nantinya data tersebut diolah menggunakan Software spss untuk dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap pertanyaan-pertanyaan dari kuesioner yang disebarkan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), dan juga untuk melakukan identifikasi faktor penghambat penerapan SMK3 serta memberikan rekomendasi dari faktor penghambat yang ditemukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT Globalindo Intimates mencapai 95,2% yang berarti bahwa tingkat pencapaian penerapan SMK3 di PT Globalindo Intimates masuk dalam kategori memuaskan.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerjaen_US
dc.subjectRisiko Kecelakaan Kerjaen_US
dc.subjectIndustri Garmenen_US
dc.titleAnalisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Perusahaan Manufaktur Pt.globalindo Intimatesen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20522147


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record