Hubungan Antara Pola Asuh Otoriter dan Efikasi diri Akademik pada Mahasiswa
Abstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah pola asuh otoriter
mempengaruhi efikasi diri akademik mahasiswa. Hipotesis dari penelitian ini yaitu
peneliti memprediksi bahwa akan ada hubungan negatif antara pola asuh otoriter
dengan efikasi diri akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian
kuantitatif dengan metode pengambilan data menggunakan purposive sampling.
Penelitian ini menggunakan dua alat ukur yaitu The Academic Self Efficacy (TASES)
yang dikembangkan oleh Darmayanti (2021) dan Parenting Practice Questionary
(PPQ) oleh Robinson et al., (1950). Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan
menggunakan test Spearman diketahui bahwa nilai p value = 0.24 (>0.05), sehingga
hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Terdapat kesamaan hasil antara subjek
mahasiswa awal (semester satu sampai enam) dan mahasiswa akhir (semester tujuh
hingga sepuluh). Keduanya menunjukkan hasil yang tidak signifikan dengan nilai p
pada mahasiswa awal 0.343 dan mahasiswa akhir 0.92.
Collections
- Psychology [2602]
