Analisis Kualitas Air Lindi Hasil Pengomposan Reaktor Aerob Termodifikasi Untuk Pengolahan Sampah Organik dengan Maggot Sebagai Pupuk Organik Cair (POC)
Abstract
Pupuk organik cair merupakan pupuk yang dibuat secara alami melalui proses
fermentasi sehingga menghasilkan larutan limbah tanaman dan kotoran hewan.
Pengolahan sampah organik menggunakan maggot menghasilkan produk
sampingan air lindi. Pemanfaatannya sebagai pupuk organik cair masih kurang
padahal air lindi tersebut memiliki kandungan unsur hara yang berguna untuk
tanaman. Penggunaan reaktor aerob termodifikasi dimaksudkan untuk
memudahkan proses pengomposan secara aerob dan pengumpulan air lindi yang
dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk menguji kualitas air lindi hasil
pengolahan sampah organik dari sampah pasar, sampah rumah tangga, dan sampah
campuran pasar dengan sampah rumah tangga dengan menggunakan maggot pada
reaktor aerob, beserta volume pupuk cair organik yang dihasilkan. Metode yang
digunakan yaitu eksperimen, dimana tidak ada penambahan feedstock atau sampah
organik. Reaktor aerob termodifikasi yang digunakan berjumlah 3 buah dengan
komposisi feedstock yang sama yaitu 6 kg. Reaktor 1 terdiri dari sampah pasar
berupa sayur dan buah, reaktor 2 terdiri dari sampah rumah tangga, reaktor 3 terdiri
dari campuran sampah pasar dengan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa reaktor 1 menghasilkan volume rata-rata paling besar yaitu 289 ml dan
memiliki kualitas pupuk cair organik yang paling bagus dengan kadar N-Organik
yaitu 1,59%; P 2,47%; K 3,89%; dan Coliform <2 MPN/100ml (hari pertama),
kemudian kadar N-Organik yaitu 0,37%; P 2,73%; K 4,80%; dan Coliform 20
MPN/100ml (hari ketujuh).
Collections
- Environmental Engineering [1831]
