| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran harga diri sebagai
mediator antara kesepian dengan pemujaan selebriti. Terdapat 4 hipotesis pada
penelitian ini, H1: kesepian berkorelasi positif dengan pemujaan selebriti; H2:
kesepian berkorelasi negatif dengan harga diri; H3: harga diri berkorelasi negatif
dengan pemujaan selebriti; dan H4: harga diri berperan sebagai mediator antara
hubungan kesepian dengan pemujaan selebriti. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif korelasi. Partisipan pada penelitian ini berjumlah 180
penggemar aktor/aktris Thailand. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini
adalah Celebrity Attitude Scale (CAS) yang dikembangkan oleh Maltby dkk
(2004) untuk mengukur variabel pemujaan selebriti, Rosenberg Self-esteem Scale
(RSES) yang telah dimodifikasi oleh Maroqi (2018) untuk mengukur variabel
harga diri, dan The UCLA Loneliness Scale (ULS) yang dikembangkan oleh
Russell (1996) untuk mengukur variabel kesepian. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa baik secara langsung maupun tidak langsung, hubungan
antara kesepian dan pemujaan selebriti menunjukkan hasil yang tidak signifikan.
Begitupun dengan hubungan antara harga diri dan pemujaan selebriti yang
menunjukkan hasil yang tidak signifikan, sehingga tidak terdapat peran harga diri
sebagai mediator antara hubungan kesepian dengan pemujaan selebriti pada
penggemar Aktor/Aktris Thailand. Meskipun begitu, terdapat hubungan negatif
yang signifikan antara harga diri dengan kesepian. | en_US |