Show simple item record

dc.contributor.authorZahra, Rifa Fathiyyah
dc.date.accessioned2024-09-27T07:13:05Z
dc.date.available2024-09-27T07:13:05Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52080
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orang tua dengan harga diri remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 184 remaja usia 16-21 tahun sebagai responden. Alat ukur yang digunakan adalah skala harga diri milik Rosenberg (1965) yang diadaptasi oleh Maroqi (2018) dan skala kelekatan orang tua milik Armsden dan Greenberg (1987) yang diadaptasi oleh Salma (2019). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara kelekatan orang tua dan harga diri remaja dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0.383 dan signifikansi p < 0.001 pada variabel kelekatan ibu, serta koefisien korelasi (r) sebesar 0.375 dan signifikansi p < 0.001 pada variabel kelekatan ayah. Hasil ini menunjukkan bahwa kelekatan orang tua baik ibu maupun ayah sama-sama penting dalam meningkatkan harga diri remaja. Hal ini dikarenakan kedua variabel memiliki korelasi positif yang signifikan dengan harga diri pada remaja, di mana semakin tinggi kelekatan ibu dan ayah maka akan semakin tinggi pula harga diri yang dimiliki remaja. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah kelekatan ibu dan ayah maka akan semakin rendah pula harga diri yang dimiliki remaja.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHarga Dirien_US
dc.subjectKelekatan Orang Tuaen_US
dc.subjectRemajaen_US
dc.titleHubungan Antara Kelekatan Orang Tua dan Harga Diri Remajaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320346


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record