| dc.description.abstract | Banyaknya fasilitas dan fitur yang disediakan oleh media sosial menyebabkan orang terlena untuk terus
menggunakan internet secara berlebihan, bahkan sampai kecanduan. Emosi negatif seperti stres,
kecemasan dan depresi (psychological distress) mampu mempengaruhi keadaan individu dalam
kecanduan media sosial. Fear of Missing Out (FoMO) juga memiliki kontribusi dengan tingkat kecanduan
media sosial pada seseorang karena individu yang merasa khawatir untuk selalu terhubung dengan
jaringan terutama media sosial akan mengembangkan kebiasaan kontrol impuls dalam dirinya yang
cenderung mengarahkan pada kecanduan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran
Fear of Missing Out (FoMO) sebagai mediator terhadap hubungan antara distres psikologi dengan
kecanduan media sosial pada generasi Z. Subjek dalam penelitian ini yaitu 600 orang generasi Z dengan
rentang usia 14-28 tahun yang berdomisili di Indonesia. Teknik pengambilan data penelitian ini
menggunakan purposive sampling. Kemudian, penelitian ini menggunakan teknik analisis data SEM
Mediation Analysis dibantu oleh program JASP 0.19.0.0 dengan alat ukur yang digunakan yaitu adaptasi
The Bergen Social Media Addiction (BSMAS), DASS-21, dan adaptasi Fear of Missing Out Scale (FoMOs).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FoMO) mampu berperan menjadi mediator
parsial dalam hubungan antara distres psikologi dengan kecanduan media sosial pada Generasi Z di
Indonesia dengan nilai estimate 0.046 dan nilai p < 0.001. Maka dari itu, hipotesis penelitian ini diterima.
Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat kecanduan media sosial
antara laki-laki dan perempuan. Jika dilihat dari rata-rata menunjukkan bahwa perempuan memiliki
tingkat kecanduan media sosial yang lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Bagi peneliti selanjutnya,
disarankan untuk menyeimbangkan jumlah subjek antara laki-laki dan perempuan serta menyeimbangkan
jumlah subjek yang ditinjau dari usia dan mengekplorasi daerah subjek secara luas. | en_US |