Show simple item record

dc.contributor.authorAtalaric, Kevin Fernando
dc.date.accessioned2024-09-27T03:34:13Z
dc.date.available2024-09-27T03:34:13Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/52057
dc.description.abstractPeningkatan jumlah penduduk berdampak pada jumlah dan penurunan kualitas air yang layak untuk dikonsumsi. Pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Bohlen et al. (2014) telah menciptakan teknologi sistem penyaringan air untuk meningkatkan kualitas air bagi warga kampung Terban Yogyakarta dengan konsep kampung pintar. Penerapan teknologi informasi dilakukan sebagai salah satu solusi untuk permasalahan lingkungan yang ada. Pada penelitian sebelumnya terdapat perangkat monitoring kualitas air yang dapat melakukan pemantauan kualitas air dengan menggunakan beberapa sensor seperti suhu, turbiditas, dan pH. Pada perangkat versi 1 terdiri dari dua komponen utama, yaitu perangkat sensor yang menggunakan Arduino Uno dan perangkat sentral berupa Raspberry Pi. Data yang dihasilkan sensor dikonversi menjadi satuan baku dan dikirim ke perangkat sentral yang merupakan basis data lokal melalui komunikasi nirkabel menggunakan Xbee. Data yang telah tersimpan di basis data lokal kemudian disinkronisasi dengan server pusat (UII Net) untuk penyimpanan permanen. Idealnya sistem ini dirancang untuk berfungsi dengan baik, namun terdapat beberapa kendala dan keterbatasan yang dihadapi setelah dilakukan deployment. Salah satu kendala utama pada perangkat v1 adalah pengiriman data yang seringkali terganggu oleh masalah sinyal. Selain itu, kesalahan dalam pembacaan sensor juga sering terjadi, yang disebabkan oleh gangguan daya dan masalah pada koneksi kabel penghubung sensor. Sebagai solusi dari permasalahan yang ada pada v1 peneliti melakukan pembaharuan pada v2 dengan menambahkan fitur screen pada perangkat sebagai indikator konektivitas internet, status pengiriman data ke cloud dan memudahkan pengguna di lapangan mengetahui hasil pembacaan sensor secara langsung. Data dari sensor-sensor dieksekusi menggunakan mikrokontroler lalu data tersebut dikirimkan ke Firebase Realtime Database menggunakan jaringan internet. Pada penelitian ini deployment berhasil dilakukan di Bank Air Cadangan Kampung Terban, dimana perangkat v2 dapat melakukan proses sensing lalu menampilkannya di screen kemudian melakukan data sending ke Firebase secara realtime. Hasilnya data dapat dimonitor secara langsung melalui screen pada perangkat maupun diakses di Firebase Realtime Database.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMonitoringen_US
dc.subjectInternet of Thingsen_US
dc.subjectNodeMcu V3en_US
dc.subjectAsyncWebServeren_US
dc.subjectFirebase Realtime Databaseen_US
dc.titleSistem Iot Pemantauan Kualitas Air V2 Bank Air Kamien_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM18523065


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record