| dc.description.abstract | Latar belakang: Pewarna sintetis yang ditambahkan pada minuman serbuk instan
biasanya memberikan warna cenderung mencolok dikhawatirkan menggunakan
pewarna berlebih. Sehingga, dilakukan penelitian ini untuk menguji kandungan
sunset yellow dan tartrazine sesuai kadar maksimum yang ditetapkan BPOM.
Metode KLT-densitometri digunakan karena sederhana, tingkat ketelitian tinggi,
waktu pengerjaan relatif cepat, dan biaya relatif murah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode analisis yang
digunakan menghasilkan hasil yang valid dan mengetahui kadar Sunset yellow dan
Tartrazine pada minuman serbuk instan sesuai dengan yang ditetapkan.
Metode: KLT-densitometri dengan fase diam TLC Silica gel 60 F254, fase gerak
etanol : butanol : air 4:5:5 (v/v/v), dan deteksi menggunakan panjang gelombang
254 nm. Pengujian validasi dilakukan dengan beberapa parameter seperti
selektivitas, linearitas, akurasi, presisi, batas deteksi, dan batas kuantitasi.
Hasil: Metode KLT-densitometri dapat digunakan untuk penetapan kadar sunset
yellow dan tartrazine pada minuman serbuk instan. Validitas metode diuji dengan
panjang gelombang 254 nm, yang menunjukan selektivitas yang baik, serta nilai
koefisien relasi (r) sebesar 0,99, nilai LOD sebesar 9,39 dan 12,24 ppm, nilai
LOQ sebesar 31,30 dan 40,80 ppm, Hasil uji akurasi, % recovery diperoleh antara
94% hingga 99%. Hasil uji presisi %CV sebesar 1,3% dan untuk penetapan kadar
pewarna sunset yellow 1187 mg/kg dan tartrazine 1047 mg/kg.
Kesimpulan: Metode KLT-densitometri dapat digunakan untuk penetapan kadar
sunset yellow dan tartrazine pada minuman serbuk instan serta memenuhi
parameter selektivitas, linearitas, akurasi, presisi, LOD, dan LOQ. | en_US |