Stabilisasi Nanopartikel Perak dengan Ekstrak Etanol Buah Parijoto ( Medinilla Speciosa Blume ) Sebagai Bioreduktor
Abstract
Latar Belakang : Buah Parijoto (Medinilla Speciosa Blume) merupakan
tumbuhan yang dapat digunakan sebagai salah satu agen biosintesis nanopartikel,
karena mengandung senyawa flavonoid. Selain berperan sebagai agen biosintesis
senyawa flavonoid yang terkandung dalam buah parijoto (Medinilla Speciosa
Blume) dapat berperan sebagai agen penstabil nanopartikel. Permasalahan yang
sering terjadi dalam mensintesis nanopartikel ialah terjadinya agregasi, sehingga
ukuran partikel membesar dan menurunkan stabilitas nanopartikel. Untuk itu perlu
dilakukannya peningkatan stabilitas salah satunya dengan penambahan PEG dan
PVA.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan
stabilisator PVA dan PEG dalam stabilisasi pembentukan nanopartikel perak
ekstrak etanol buah parijoto (Medinilla Speciosa Blume)
Metode : Penelitian dimulai dengan pembuatan ekstrak etanol buah parijoto
(Medinilla Speciosa Blume) dengan metode maserasi, pengujian senyawa dengan
KLT, biosintesis nanopartikel perak, karakterisasi dengan pengamatan visual,
pengukuran panjang gelombang, evaluasi stabilitas dengan pengamatan visual,
ukuran partikel, indeks polidispersitas, dan zeta potensial. Variasi konsentrasi
penstabil yang digunakan yaitu PVA 1%, 1,5%, 2% dan PEG 1%, 1,5%, 2%.
Analisis Hasil : Data stabilitas yang dihasilkan kemudian dianalisis menggunakan
%CV atau koefisien variasi.
Hasil :Didapatkan hasil penstabil PVA lebih stabil dibandingkan PEG jika dilihat
dari ukuran partikel, indeks polidispersitas serta zeta potensial.
Kesimpulan : Terdapat pengaruh penambahan stabilisator polivinil akohol (PVA)
dan polietilen glikol (PEG) dalam stabilisasi nanopartikel perak ekstrak etanol
buah parijoto (Medinilla Speciosa Blume).
Collections
- Pharmacy [1917]
