Analisis Potensi Bahaya Pada Area Produksi Dan Finishing Dengan Pendekatan Hazard Identification Risk Assesment (HIRA) dan Job Safety Analysis (JSA) (Studi Kasus Departemen Produksi PT Aneka Adhilogam Karya)
Abstract
PT Aneka Adhilogam Karya (AAK) merupakan perusahaan swasta nasional yang
awalnya berdiri pada tahun 1968 dan saat ini bergerak dalam bidang pengecoran logam,
memproduksi berbagai perlengkapan sambungan pipa air minum (pipe fittings) dengan
spesifikasi besi tuang kelabu (cast iron) dan besi cor bergrafit (Ductile). Produk yang
dihasilkan harus dijaga bahkan ditingkatkan kualitasnya, untuk meningkatkan kualitas
porduk tersebut diperlukan lingkungan kerja yang nyaman bersih dan aman. Pada proses
produksinya melibatkan peralatan seperti pembuatan pola, peralatan mekanik seperti
mesin las, mesin gurdi, mesin gerinda dan sebagainya. Untuk menjaga produktivitas,
perusahaan memerlukan analisis potensi potensi bahaya dalam setiap proses produksi
untuk terciptanya sebuah produk. Dikarenakan berdasarkan data dalam kurun waktu 1
tahun terakhir masih terdapat kecelakaan kerja. Penilitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi potensi-potensi bahaya dalam proses produksi yang dilakukan, untuk
mengetahui penilaian risiko, sumber terjadinya kecelakaan kerja, dan juga tindakan
penilaian risiko pada setiap proses produksi. Metode Hazard Identification Risk
Assesment (HIRA) digunakan untuk mengidentifikasi kegagalan dari fasilitas, sistem,
ataupun peralatan yang berdampak pada kecelakaan kerja. Pada proses pengecoran logam
diketahui terdapat 25 aktivitas sumber bahaya dari 7 proses produksi pada PT Aneka
Adhilogam Karya, Metode Job Safety Analysis (JSA) digunakan sebagai identifikasi
potensi bahaya dari tahapan-tahapan kerja dari 7 proses produksi yang dilakukan di PT
Aneka Adhilogam Karya dan juga memberikan rekomendasi untuk meminimalisir
kecelakaan kerja dengan penggunaan APD, Diagram fishbone pada penulisan penilitian
ini bertujuan untuk menjabarkan sumber potensi bahaya dari aspek Material, Man,
Enviromental, Method dan juga Machine, lalu dari identifikasi yang telah dilakukan
dibuatkan rekomendasi pengendalian risiko yang berpatokan pada Metode Hierarchy of
Control
Collections
- Industrial Engineering [2835]
