Analisis Faktor-faktor yang berhubungan dengan Penggunaan Antibiotik Berdasarkan Klasifikasi Aware Pada Pasien Pneumonia di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta
Abstract
Latar Belakang: Prevalensi pneumonia di Indonesia mengalami peningkatan dari
1,8 pada tahun 2013 menjadi 2% pada tahun 2018. Gambaran serta faktor-faktor
yang menjadi pertimbangan pemberian antibiotik pada pasien pneumonia masih
perlu dievaluasi, terutama mengikuti klasifikasi AWaRe yang ditetapkan oleh
Kemenkes.
Tujuan: Untuk mengetahui penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia yang
menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, serta faktor-faktor
yang memiliki hubungan dengan penggunaan antibiotik berdasarkan klasifikasi
AWaRe pada kelompok pasien tersebut.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan
cross sectional menggunakan data retrospektif dari rekam medik pasien pneumonia
yang menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada tahun
2023. Penggunaan antibiotik dikelompokkan berdasarkan klasifikasi AWaRe dari
Kemenkes RI. Faktor-faktor yang memiliki hubungan dengan penggunaan
antibiotik dianalisis dengan menggunakan metode Chi Square.
Hasil: Terdapat 223 yang dimasukkan kedalam penelitian ini dengan 62%
diantaranya adalah pasien laki-laki. Terdapat 282 pemberian antibiotik dengan
Kelompok yang paling banyak diberikan adalah kelompok Watch (90,63%) dan
ditemukan antibiotik reserve sebesar 0,1%.
Kesimpulan: Berdasarkan kuantitas dalam satuan DDD, Antibiotik yang paling
banyak digunakan adalah kelompok Watch. Faktor-faktor yang signifikan
mempengaruhi pemberian antibiotik kategori AWaRe adalah usia pasien dan
ketepatan diagnosa (p < 0,05).
Collections
- Pharmacy [1909]
