Pengembangan Pondok Pesantren Sebagai Tempat Pendidikan untuk Santri di Salatiga dengan Pendekatan Permakultur
Abstract
Perancangan pondok pesantren sebagai tempat pendidikan untuk santri di Salatiga dengan pendekatan
permakultur menyoroti upaya mengintegrasikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan ke dalam
desain lingkungan pendidikan Islam tradisional. Dalam konteks ini, pendekatan permakultur diimplementasikan
untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan, memperhatikan kebutuhan pendidikan agama dan akademik
santri, serta menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip
permakultur, seperti pengelolaan air hujan, pemanfaatan energi terbarukan, dan desain berbasis pola alam, dapat
diterapkan dalam perancangan pondok pesantren. Diharapkan perancangan ini dapat memberikan kontribusi
positif terhadap pembangunan pendidikan yang berkelanjutan dan memperkuat kesadaran lingkungan di kalangan
santri dan masyarakat Salatiga.
Collections
- Architecture [3989]
