Potensi Ciplukan (Physalis Angulata) Sebagai Kandidat Antidiabetes: Sebuah Studi Scoping Review
Abstract
Latar Belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis ditandai dengan
peningkatan gula darah akibat disfungsi sekresi atau resistensi insulin yang dapat
menimbulkan berbagai komplikasi klinis dan saat ini mengalami peningkatan
prevalensi di dunia. Penggunaan obat diabetes mellitus dapat menimbulkan
berbagai efek samping. Dengan demikian, upaya pengembangan alternatif obat
tetap dibutuhkan guna memperoleh efek samping yang sangat minimal. Ciplukan
(Physalis angulata. L) merupakan tanaman yang sering digunakan oleh
masyarakat sebagai obat herbal untuk berbagai macam penyakit. Beberapa
penelitian menunjukkan bahwa tanaman ciplukan memiliki efek antidiabetik yang
dapat membantu kondisi pasien diabetes mellitus. Tujuan scoping review ini
adalah untuk mengkaji potensi ciplukan sebagai kandidat antidiabetes.
Metode Penelitian: Scoping review menggunakan panduan Preferred Reporting
Items for Systematic reviews and Meta-Analysis Extension for Scoping Review
(PRISMA-ScR). Sumber data yang digunakan berasal Google scholar.
Hasil: Berdasarkan tinjauan 7 artikel yang lolos seleksi, Ciplukan (Physalis
angulata) memiliki efek antidiabetes yaitu menurunkan kadar glukosa darah. Efek
antidiabetes ini disebabkan oleh fitokimia yang terkandung dalam ekstrak ciplukan
yaitu flavonoid dan steroid.
Kesimpulan: Tanaman ciplukan (Physalis angulata) berpotensi untuk digunakan
sebagai terapi diabetes karena kandungan fitokimianya.
Collections
- Medical Education [2860]
