Smart Tissue Box
Abstract
Dalam laporan tugas akhir ini, memperkenalkan rancangan sistem Smart Tissue Box yang
terintegrasi dengan Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi penggunaan tisu dan
manajemen pasokan di ruang publik, kantor, dan rumah tangga. Untuk melindungi tisu dari
kontaminasi berbahaya, kotak ini dilengkapi dengan tutup yang dapat dibuka secara otomatis oleh
pengguna. Sistem ini menggunakan sensor untuk mendeteksi ketersediaan tisu dan level baterai,
kemudian mengirimkan notifikasi ke aplikasi Blynk.
Data ditransmisikan secara akurat melalui koneksi Wi-Fi, sehingga meningkatkan
kenyamanan dan efisiensi penggunaan tisu. Evaluasi sistem didasarkan pada keandalan, akurasi,
dan respons antarmuka pengguna. Hasilnya menunjukkan akurasi tinggi, dengan rata-rata
kesalahan sebesar 0,91% dalam deteksi ketersediaan tisu dan waktu respons notifikasi rata-rata 1,2
detik. Keunggulan sistem ini mencakup data real-time yang akurat, antarmuka yang ramah
pengguna, serta integrasi yang baik dengan perangkat mobile, menjadikannya solusi ideal untuk
manajemen pasokan tisu yang efisien.
Selain itu, sistem Smart Tissue Box ini dirancang dengan mempertimbangkan aspek
keberlanjutan dan kemudahan. Penggunaan sensor untuk memantau ketersediaan tisu dan level
baterai secara real-time memungkinkan penggantian tisu dan pengisian ulang baterai dilakukan
tepat waktu, mengurangi pemborosan dan memastikan kotak tisu selalu siap digunakan. Desain
modular dari sistem ini juga memudahkan dalam hal penggunaan, sehingga dapat digunakan dalam
jangka panjang dengan biaya operasional yang minimal. Dengan fitur-fitur ini, Smart Tissue Box
tidak hanya memberikan solusi praktis bagi pengguna, tetapi juga mendukung efisiensi operasional
dan pelestarian lingkungan dalam penggunaan sehari-hari.
Collections
- Electric Engineering [889]
