• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Industrial Technology
    • Industrial Engineering
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengukuran Kesiapan Perusahaan dalam Pengadaan Berkelanjutan Berdasarkan Iso 20400:2017 Oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Upt Balai Yasa Yogyakarta

    Thumbnail
    View/Open
    20522323.pdf (8.125Mb)
    Date
    2024
    Author
    Saputri, Fera Dwi
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Sektor industri memiliki peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi yang signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Menurut data Badan Pusat Statistik Indonesia, di sepanjang tahun 2023 industri jasa menyumbang sebesar 52,8% dengan persentase tertinggi sebesar 13,96% diperoleh pada industri jasa transportasi. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai satu-satunya Perseroan BUMN penyedia jasa transportasi kereta api di Indonesia harus memastikan bahwa proses pengadaan berjalan secara benar agar perbaikan lokomotif terlaksana secara tepat. Namun, UPT Balai Yasa Yogyakarta menghadapi masalah keterlambatan pengadaan dari supplier yang berdampak pada kinerja operasional dan kerugian finansial. Untuk mencegah terjadinya kerugian secara waktu dan finansial, diperlukan proses pengadaan yang mengedepankan prinsip-prinsip berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengukur kesiapan perusahaan dalam mengimplementasikan pengadaan berkelanjutan berdasarkan ISO 20400:2017 agar perbaikan dapat dilakukan secara optimal. Penilaian implementasi dilakukan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) pada setiap dimensi dalam kategori menggunakan Skala Likert dan metode Analitycal Hierarchy Process (AHP) untuk mengetahui bobot prioritas pada setiap kategori dan dimensi. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis, nilai implementasi pada 12 kategori dalam 5 kategori telah mencapai total skor sebesar 66,57% perihal pemenuhan aspek berkelanjutan berdasarkan dokumen ISO 20400:2017. Aspek- aspek berkelanjutan belum sepenuhnya diintegrasikan pada proses pengadaan karena belum adanya inisiasi dari Top Management. Fokus utama pengadaan lebih banyak diarahkan dalam pencapaian kinerja teknis tanpa mempertimbangkan aspek-aspek berkelanjutan secara menyeluruh. Oleh karena itu, usulan perbaikan yang diberikan mengacu pada perbaikan proses pengadaan perusahaan serta hubungan dengan pihak-pihak terkait yang mendukung berjalannya implementasi pengadaan berkelanjutan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51961
    Collections
    • Industrial Engineering [2835]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV