Prarancangan Pabrik Biodiesel dari Minyak Biji Kapuk dengan proses Esterifikasi dan Transesterifikasi Kapasitas 6.000 Ton/Tahun
View/ Open
Date
2024Author
Wara, Fiqran Mau Ratu
Wibisono, Bagus Ridwan
Metadata
Show full item recordAbstract
Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif terbarukan untuk mesin diesel,
yang terbuat dari minyak nabati atau lemak hewani. Di Indonesia, beberapa pabrik
biodiesel telah dibangun. Pembuatan biodiesel dilakukan melalui proses esterifikasi
dan transesterifikasi. Pabrik biodiesel ini direncanakan beroperasi dengan kapasitas
6.000 ton selama 330 hari per tahun. Pabrik ini diharapkan mampu memenuhi
kebutuhan pasar Indonesia akan biodiesel. Bahan baku yang digunakan adalah
minyak biji kapuk, yang layak dipertimbangkan karena dapat mencatat penurunan
emisi sebesar 50%. Pabrik ini direncanakan dibangun di provinsi Jawa Timur,
Kabupaten Sidoarjo, Kecematan Jabon, Untuk mempermudah transportasi bahan
baku dan produk akhir, karena pasar untuk kedua produk tersebut sudah tersedia
secara lokal. Proses esterifikasi dan transesterifikasi dilakukan pada suhu 60 ºC dan
tekanan satu atmosfer menggunakan reaktor alir tangki berpengaduk. Berdasarkan
analisis ekonomi, pabrik biodiesel dengan kapasitas 6.000 ton per tahun ini dinilai
berisiko rendah dan layak secara ekonomis. Berdasarkan kondisi operasi, sifat-sifat
bahan baku dan produk, pabrik biodiesel dari minyak biji kapuk ini tergolong
berisiko rendah. Berdasarkan analisis ekonomi, pabrik ini menunjukkan Percent
Return On Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 21,16% dan setelah pajak sebesar
16,93%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 3,43 tahun dan setelah pajak
4,01 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 48,05% dan Shut Down Point (SDP)
sebesar 23,50%. Discounted Cash Flow Rate (DCFR) tercatat sebesar 22,78%. Dari
data analisis kelayakan tersebut, disimpulkan bahwa pabrik ini menguntungkan dan
layak untuk dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1334]
