| dc.description.abstract | Saat ini, media sosial menjadi wadah bagi remaja akhir untuk
mengungkapkan pengalaman dan perasaan mereka. Fitur seperti foto, video, dan
cerita mendorong remaja untuk berbagi di media sosial guna mendapatkan
validasi positif dan meningkatkan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peran harga diri sebagai mediator dalam hubungan antara kebutuhan
psikologis dasar (basic psychological needs) dan pengungkapan diri (self-
disclosure) pada remaja akhir pengguna Instagram. Dengan pendekatan
kuantitatif, penelitian ini menganalisis tiga variabel menggunakan analisis
mediasi. Partisipan penelitian berjumlah 191 remaja akhir. Alat ukur yang
digunakan meliputi The Online Self-Disclosure Scale (OSDS), Basic
Psychological Needs Scale, dan The State Self Esteem Scale (SSES). Analisis
dilakukan dengan bantuan aplkasi statistik Jamovi versi 2.2.5. Hasilnya
menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung (b=0.22) dan tidak langsung
(b=0.49) yang dimediasi oleh harga diri antara kebutuhan psikologis dasar dan
pengungkapan diri, dengan nilai signifikansi p < .001. Ini membuktikan bahwa
hipotesis penelitian diterima. Penelitian ini menegaskan bahwa pemenuhan
kebutuhan psikologis dasar dapat meningkatkan pengungkapan diri melalui
peningkatan harga diri pada remaja akhir. Uji interkorelasi pada data demografi
menjadi diskusi lebih lanjut. | en_US |