Resiliensi, Zikir, dan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana resiliensi dan zikir sebagai
prediktor terhadap quarter life crisis pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah
resiliensi dan zikir secara bersama-sama berhubungan terhadap quarter life crisis.
Penelitian ini dilakukan pada 300 mahasiswa, baik laki-laki maupun perempuan. Desain
penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pengambilan data
menggunakan teknik purposive sampling melalui penyebaran kuesioner secara daring di
media sosial. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini mencakup skala Quarter Life
Crisis oleh Sumartha (2020), The-14 item Resilience Scale, dan Zikir Quality Scale. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang searah antara variabel dependen
dengan independent. Selain itu, ditemukan pula nilai koefisien regresi variabel resiliensi
sebesar -0,37, sedangkan pada variabel zikir sebesar -0,123 yang menunjukkan pengaruh
negatif antara resiliensi maupun zikir dengan quarter life crisis, dimana resiliensi sedikit
lebih mampu menurunkan quarter life crisis dibandingkan dengan zikir. Temuan
penelitian ini juga mengungkapkan bahwa aspek-aspek resiliensi dan zikir berhubungan
negatif dengan quarter life crisis ̧ dimana aspek meaningfulness sebagai aspek resiliensi
dan aspek duration and solemnity sebagai aspek zikir memiliki korelasi paling besar.
Collections
- Psychology [2579]
