Ketangguhan Metode Analisis Bilangan Asam Pada Minyak Ikan dengan Adanya Pengaruh Kualitas Pelarut
Abstract
Telah dilakukan penentuan nilai bilangan asam pada sampel minyak ikan
menggunakan variasi jenis pelarut etanol. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk
mengetahui hasil validasi metode dan pengaruh jenis etanol dalam penentuan
bilangan asam. Etanol awal mula dinetralkan menggunakan larutan KOH 0,1 N
yang sudah distandarisasi, setelah itu etanol (netral) ditambahkan sampel minyak
ikan sebanyak 1 g, lalu dipanaskan 10 menit pada penangas air suhu 100°C dan
dinginkan selama 10 menit lalu dititrasi dengan KOH 0,1 N. Berdasarkan hasil
pengujian nilai bilangan asam rata-rata dengan variasi jenis pelarut etanol secara
berturut-turut adalah pro analysis 2,3955 mg KOH/g; pharma & food grade 2,7932
mg KOH/g; technical grade 1 dan 2 secara berturut-turut adalah 2,7812 mg KOH/g
dan 2,7031 mg KOH/g. Uji presisi (%RSD) dari etanol pro analysis 5%; pharma &
food grade 3,45%; techincal 1 4,42%; dan technical 2 4,76%. Uji akurasi disetiap
pelarut etanol diperoleh %recovery rata-rata secara berturut-turut adalah 110,70%;
112,97%; 106,13; dan 115,41%. Uji anova single factor bilangan asam sampel dan
bilangan asam pelarut di dapatkan nilai F hitung > F tabel yang mana dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan penentuan bilangan asam
dengan ketidakpastian pengukuran jenis pelarut secara berurutan sebesar
2,3955±0,3211; 2,7932±0,2983; 2,7812±0,3362; 2,7031±0,3405 mg KOH/g.
Collections
- Chemical Analyst [443]
