Redesain Perpustakaan Umum Kota Bekasi dengan Pendekatan Optimalisasi Selubung Gedung untuk Peningkatan Performa Pencahayaan dan Penghawaan
Abstract
Kurangnya bangunan perpustakaan yang kurang representatif dan memenuhi standar, menjadi salah satu penyebab
kurang minatnya masyarakat Kota Bekasi untuk mengunjungi perpustakaan. Pada tahun 2022, jumlah pengunjung per hari
tercatat sebanyak 40 pengunjung per hari. Oleh karena itu, pemerintah Kota Bekasi berupaya dalam menyediakan
perpustakaan dengan sarana dan prasarana yang memadai pemustaka. Perancangan berlokasi di Jalan Rawa Tembaga,
bertepatan dengan lokasi eksisting Perpustakaan Umum Kota Bekasi yang akan di redesain. Metode perancangan
dilakukan dengan beberapa tahap, dimulai dari pernyataan masalah dan analisis serta observasi bangunan eksisting,
hingga ke tahap uji desain dengan simulasi software dan tahap evaluasi. Penerapan pendekatan arsitektur bioklimatik pada
rancangan bertujuan untuk merespon isu iklim dan konteks pada site sehingga bangunan diharapkan tidak hanya dapat
merespon iklim yang ada, namun juga dapat meningkatkan performa pada bangunan khususnya pada pencahayaan dan
penghawaan bangunan serta memperhatikan kenyamanan pengguna di dalamnya. Sistem fasad ganda pada selubung
bangunan merupakan salah satu sistem yang dapat berperan untuk mengurangi radiasi atau sinar langsung matahari,
memaksimalkan pencahayaan alami, serta mengurangi beban termal dalam bangunan sebagai cara untuk meningkatkan
efisensi penggunaan energi listrik dan operasional bangunan. Hasil pada bangunan diperoleh optimalisasi selubung
bangunan pada penggunaan pencahayaan alami yang telah direduksi oleh sistem fasad ganda atau double skin facade
dengan intensitas cahaya yang ingin dicapai, mengurangi radiasi pada bangunan, serta mengurangi beban termal dengan
perhitungan OTTV.
Collections
- Architecture [4119]
