Pengendalian Kualitas Air Minum dalam Kemasan menggunakan Metode PDCA, Fuzzy-ahp, dan FTA Studi Kasus PT Narmada Awet Muda
Abstract
PT. Narmada Awet Muda merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang
pembuatan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK), PT. Narmada Awet Muda mengalami
masalah terkait defect produk yang dapat mengancam kualitas produk botol Air Minum
Dalam Kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan saran perbaikan dan
mengidentifikasi apa saja yang menjadi permasalahan yang dapat menyebabkan defect
pada PT. Narmada Awet Muda. Metode yang digunakan adalah PDCA (Plan, Do, Check,
Action), Fuzzy AHP dan FTA (Fault Tree Analysis). Hasil analisis yang didapatkan dari
penelitian ini adalah cacat yang paling dominan berada pada B. Rusak Filler, B. Rusak
Blow, dan Tutup rusak. Metode PDCA pada tahap check menggunakan bantuan metode
FMEA dengan menghitung nilai RPN tertinggi menghasilkan nilai RPN tertinggi pada
penyebab permasalahan pada kurangnya ketelitian operator saat proses produksi dengan
nilai RPN tertinggi 125. Pada metode Fuzzy AHP didapatkan faktor yang harus menjadi
fokus utama dalam perbaikan adalah faktor mesin dengan bobot paling tinggi yaitu 0,323
dan nilai CR 0,0546 dapat dikatakan konsisten karna kurang dari 0,1. Selain itu pada
metode FTA dibuat diagram pohon kesalahan dengan menjabarkan permasalahan yang
terjadi dan diidentifikasi sampai ke akar permasalahannya dengan diagram pohon
kesalahan. Metode tersebut dapat dikatakan berhasil dikarnakan dapat memberikan
usulan perbaikan yang sesuai dengan tujuan penelitian karna dapat memberikan usulan
perbaikan terkait permasalahan yang ada pada perusahaan, usulan perbaikan yang
diberikan pada metode PDCA dengan memperbarui lembar pengontrolan mesin secara
berkala dalam melakukan pengecekan dan penambahan pelatihan untuk operator
produksi.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
