| dc.description.abstract | Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penganut ajaran Islam terbesar di
dunia. Sebagai muslim, produk halal merupakan kebutuhan yang bersifat wajib. Dengan
tingginya populasi muslim, tingkat konsumsi produk halal pun juga tinggi tiap tahunnya.
UMKM halal adalah sebutan yang ada dikalangan masyarakat untuk UMKM yang
produknya halal, mulai dari bahan baku hingga proses produksi yang sesuai dengan
syariat Islam. Adanya UMKM halal merupakan tuntutan umat Islam didunia, khususnya
Indonesia. Dengan adanya tren tersebut, ternyata masih ada beberapa hambatan pada
kemajuan UMKM halal, salah satunya adalah banyaknya UMKM yang belum
tersertifikasi halal. Dengan tingginya kesadaran terhadap konsumsi produk halal dan
tingginya permintaan produk halal, sertifikat halal berfungsi sebagai jaminan yang
penting bagi konsumen produk halal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui faktor-faktor yang memiliki hubungan terhadap kesediaan konsumen dalam
membayar (willingness to pay) produk daging ayam halal, serta untuk memprediksi WTP
produk daging ayam halal di Sleman, DIY. Metode yang digunakan untuk mengetahui
hubungan antar variabel terhadap WTP adalah dengan Uji Chi-Square menggunakan
software RapidMiner dengan cara mengurutkan variabel berdasarkan bobotnya. Hasilnya
menyatakan bahwa variabel yang memiliki hubungan secara signifikan terhadap WTP
secara urut adalah: Religiousity, Pendidikan, Income, Jenis Kelamin, dan Knowledge.
Kemudian untuk memprediksi WTP, metode yang digunakan adalah Algoritma Naïve
Bayes menggunakan software RapidMiner. Dari hasil yang didapatkan melalui tabel
confusion matrix, model prediksi menggunakan Algoritma Naïve Bayes memiliki tingkat
akurasi sebesar 95%. Lalu, untuk tingkat presisinya sebesar 95,83% untuk prediksi WTP
“Ya” dan sebesar 75% untuk prediksi WTP “Tidak”. Sedangkan untuk recall
mendapatkan hasil sebesar 98,92% pada keputusan “Ya” dan keputusan “Tidak” sebesar
42,86%. | en_US |