Perancangan Transport Hub di Lombok Timur sebagai Fasilitas Gaya Hidup Penunjang Pariwisata
Abstract
Penyusunan proyek akhir studio arsitektur ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengguna transportasi umum di
Lombok Timur. Hal ini dikarenakan belum adanya terminal bus yang memadai dan aktif melayani penumpang di
kabupaten ini. Dengan lokasi lahan yang strategis di jalan utama lintas provinsi, tempat ini direncanakan sebagai
lokasi singgah para wisatawan yang akan menuju wilayah timur pulau atau sebaliknya. Konsep utama perancangan kawasan diambil dari pola spasial lingkungan sekitar yaitu pola permukiman dan pola
agriculture. Kemudian didapatkan pola dasar voronoi dan grid sebagai pola dasar dalam merancang kawasan
Transport Hub. Dengan bentuk tapak yang mengambil pola voronoi dabangunan yang mengambil dari ciri khas
bangunan tradisional di Lombok yaitu bale lumbung menjadikan bangunan ini sebegai unsur lokalitas dari daerah
Lombok. Kawasan Transport Hub terdiri dari bangunan terminal, masjid, spbu, coffe & resto, penginapan, lokasi camper
van, dan ruang pertemuan. Dengan berbagai fasilitas penunjang di dalamnya, kawasan ini tidak hanya menjadi
tempat singgah, namun juga sebagai destinasi wisata baru di Lombok Timur yang sesuai dengan perkembangan
tren gaya hidup manusia pasca pandemi Covid-19. Di dalam satu komplek pengunjung dapat berbelanja, makan
dan minum, nongkrong, meeting, sholat, dan piknik sehingga pengunjung dapat memanfaatkan waktu singgah mereka dengan berbagai aktivitas.
Collections
- Architecture [4119]
