• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Medicine
    • Medical Education
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Pengaruh Kombinasi Capsaicin dan B-glukan Terhadap Kadar Enos (Endothelial Nitric Oxide Synthase) Pada Cortex Otak Tikus Model Iskemia Otak dengan Penyulit Hipertensi dan Diabetes Melitus Tipe 2

    Thumbnail
    View/Open
    20711054.pdf (4.730Mb)
    Date
    2024
    Author
    Hasna, Najiba
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Latar Belakang: Stroke merupakan penyakit serebrovaskular yang terjadi akibat gangguan aliran darah menuju otak. Beberapa faktor risiko yang mendukung stroke iskemik adalah hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Pada kondisi stroke iskemik kadar endothelium nitric oxide (eNOS) yang menurun menandakan adanya keparahan pada luas infark otak. Capsaicin dan beta-glukan diketahui memiliki efek neuroprotektif pada otak dan dapat meningkatkan fosforilasi eNOS. Saat ini, obat neuroprotektif untuk meningkatkan kadar eNOS masih terbatas. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh kombinasi capsaicin dan beta-glukan sebagai pencegah kejadian pada tikus model stroke iskemik dengan hipertensi dan diabetes melitus tipe 2. Metode Penelitian: Eksperimental post test only control group design. Penelitian ini menggunakan bahan biologis tersimpan cortex otak yang diambil dari tikus wistar yang dikelompokkan menjadi empat kelompok dengan perlakuan yang berbeda. Kelompok A, B, dan C berturut-turut adalah tikus model hipertensi+diabetes melitus tipe 2 yang mendapatkan capsaicin (A); beta-glucan (B); kombinasi capsaicin beta-glukan (C), sebelum induksi stroke dilakukan. Kelompok D adalah tikus kontrol sehat. Analisis statistik dilakukan dengan ANOVA dengan uji Post Hoc Bonferroni. Hasil: Ditemukan perbedaan kadar eNOS cortex otak yang signifikan pada kelompok capsaicin (p = 0.006) dan kelompok beta-glukan (p= 0.005). Namun tidak didapatkan perbedaan signifikan kadar eNOS cortex otak pada kelompok kombinasi capsaicin beta-glukan (p = 0.267). Kesimpulan: Pemberian kombinasi capsaicin dan beta-glukan maupun tidak kombinasi mampu untuk meningkatkan kadar eNOS pada cortex otak. Namun pada penelitian ini, pemberian capsaisin dan beta-glukan saja memberikan hasil yang lebih tinggi pada kadar eNOS dibanding dengan kombinasi capsaicin dan beta-glukan.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51836
    Collections
    • Medical Education [2954]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV