Perancangan Resort Danau Limboto dengan Pendekatan Arsitektur Bioklimatik
Abstract
Perkembangan pariwisata di Gorontalo setiap tahun
terus mengalami peningkatan, sejalan dengan kebutuhan
individu terhadap objek wisata. Peran pariwisata sangat
penting, karena dapat meningkatkan pendapatan asli dari
daerah tersebut.
Kabupaten Gorontalo merupakan kabupaten di provinsi
Gorontalo dengan potensi wisatanya yang sangat besar
mulai dari wisata bahari, sejarah, kuliner hingga wisata
alam. Danau Limboto adalah salah satu dari banyaknya
kekayaan alam dan merupakan aset keanekaragaman
hayati di kabupaten Gorontalo. Letak danau ini sangat
strategis karena berada dalam satu kawasan dengan
benteng otanaha dan museum pendaratan soekarno dan
memiliki keindahan alam sehingga menarik untuk di
eksplorasi.
Perancangan Resort di kawasan danau limboto bertujuan
untuk menarik wisatawan yang ada. Dalam mencapai
kenyamanan dalam sebuah resort kebutuhan bangunan
akan energi semakin tinggi. Sebuah hotel, motel atau
tempat penginapan memiliki tingkat pemakaian energi
dengan nilai tertinggi dalam penggunaan pendingin udara
yaitu sebesar 65%.
Pada tingkatan awal perancangan bangunan harus
merespon iklim untuk menuju arsitektur berkelanjutan
yang di tinjau dari efisiensi energi operasional untuk
kenyamanan bangunan. Arsitektur Bioklimatik merupakan
pendekatan Arsitektur yang merespon iklim.
Collections
- Architecture [3971]
