Efektivitas Sediaan Nanopartikel Gel Ekstrak Daun Kecombrang (Etlingera Elatior (Jack) R.m. Sm.) Sebagai Penyembuh Luka Diabetes Pada Tikus Jantan
Abstract
Daun kecombrang mengandung senyawa metaboli sekunder yang
memiliki aktivitas penyembuh luka dan berpotensi diformulasikan dalam sediaan
topikal untuk mengobati luka diabetes dengan menggunakan nanoteknologi,
senyawa aktif ekstrak daun kecombrang dapat terserap melalui lapisan dermis
kulit dan bekerja lokal pada kulit sebagai penyembuh luka. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas nanopartikel ekstrak daun kecombrang
yang diformulasikan dalam sediaan gel untuk menyembuhkan luka diabetes pada
tikus jantan. Nanopartikel ekstrak dibuat menggunakan metode gelasi ionik dan
kemudian diformulasikan sebagai sediaan gel. Uji efektivitas penyembuhan luka
menggunakan tikus, dimana tikus dibagi menjadi lima kelompok perlakuan:
kontrol positif diberikan gel duoderm, kontrol negatif diberikan gel base, F1
diberikan konsentrasi gel nanopartikel 5%, F2 diberikan konsentrasi gel
nanopartikel 7%, dan F3 diberikan konsentrasi gel nanopartikel 9%. Setiap tikus
diinduksi menggunakan streptozotocin untuk meningkatkan kadar gula darah
hingga kondisi diabetes. Tikus model diabetes terluka pada sayatan punggung
kanan dengan panjang luka 2 cm dan kedalaman 2 mm. Penyembuhan luka
diamati selama 14 hari, dengan mempertimbangkan parameter penyembuhan luka
dengan mengukur waktu penyembuhan luka, infeksi lokal, dan reaksi alergi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa tikus yang diinduksi streptozotocin 60 mg/kgBB
mengalami peningkatan kadar gula darah puasa dan mencapai kondisi diabetes
dimana kadar gula darah rata-rata tikus adalah 232 mg/dL. Hasil uji efektivitas
penyembuhan luka gel nanopartikel menunjukkan bahwa gel tersebut efektif
dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes pada tikus dengan persentase
kesembuhan (K-) sebesar 37,1%; (K+) 50,46%; (F1) 43,92%; (F2) 44,12%; dan
(F3) 44,16%. Gel nanopartikel ekstrak daun kecombrang secara efektif
mempercepat penyembuhan luka diabetes. Konsentrasi optimal ekstrak
nanopartikel daun kecombrang adalah antara 7% dan 9%.
Collections
- Master of Pharmacy [32]
