• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Thesis
    • Master of Pharmacy
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Efektivitas Sediaan Nanopartikel Gel Ekstrak Daun Kecombrang (Etlingera Elatior (Jack) R.m. Sm.) Sebagai Penyembuh Luka Diabetes Pada Tikus Jantan

    Thumbnail
    View/Open
    22924012.pdf (3.345Mb)
    Date
    2024
    Author
    Ismiyati, Renditya
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Daun kecombrang mengandung senyawa metaboli sekunder yang memiliki aktivitas penyembuh luka dan berpotensi diformulasikan dalam sediaan topikal untuk mengobati luka diabetes dengan menggunakan nanoteknologi, senyawa aktif ekstrak daun kecombrang dapat terserap melalui lapisan dermis kulit dan bekerja lokal pada kulit sebagai penyembuh luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas nanopartikel ekstrak daun kecombrang yang diformulasikan dalam sediaan gel untuk menyembuhkan luka diabetes pada tikus jantan. Nanopartikel ekstrak dibuat menggunakan metode gelasi ionik dan kemudian diformulasikan sebagai sediaan gel. Uji efektivitas penyembuhan luka menggunakan tikus, dimana tikus dibagi menjadi lima kelompok perlakuan: kontrol positif diberikan gel duoderm, kontrol negatif diberikan gel base, F1 diberikan konsentrasi gel nanopartikel 5%, F2 diberikan konsentrasi gel nanopartikel 7%, dan F3 diberikan konsentrasi gel nanopartikel 9%. Setiap tikus diinduksi menggunakan streptozotocin untuk meningkatkan kadar gula darah hingga kondisi diabetes. Tikus model diabetes terluka pada sayatan punggung kanan dengan panjang luka 2 cm dan kedalaman 2 mm. Penyembuhan luka diamati selama 14 hari, dengan mempertimbangkan parameter penyembuhan luka dengan mengukur waktu penyembuhan luka, infeksi lokal, dan reaksi alergi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus yang diinduksi streptozotocin 60 mg/kgBB mengalami peningkatan kadar gula darah puasa dan mencapai kondisi diabetes dimana kadar gula darah rata-rata tikus adalah 232 mg/dL. Hasil uji efektivitas penyembuhan luka gel nanopartikel menunjukkan bahwa gel tersebut efektif dalam mempercepat penyembuhan luka diabetes pada tikus dengan persentase kesembuhan (K-) sebesar 37,1%; (K+) 50,46%; (F1) 43,92%; (F2) 44,12%; dan (F3) 44,16%. Gel nanopartikel ekstrak daun kecombrang secara efektif mempercepat penyembuhan luka diabetes. Konsentrasi optimal ekstrak nanopartikel daun kecombrang adalah antara 7% dan 9%.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51827
    Collections
    • Master of Pharmacy [32]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV