• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Civil Engineering and Planning
    • Architecture
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Perancangan Art Community Center di Bantul yang Berfokus Pada Penyandang Difabel dengan Pendekatan Human-centered Design

    Thumbnail
    View/Open
    20512189.pdf (24.32Mb)
    Date
    2024
    Author
    Talijiwa, Muhammad Khusnul Khuluq
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Para penyandang difabel, memiliki hak yang sama untuk merasakan kualitas hidup yang lebih baik dan lingkungan yang inklusif. Perancangan Art Community Center untuk penyandang difabel di Bantul merupakan upaya untuk menciptakan ruang publik inklusif yang memberikan prioritas pada aksesibilitas bagi semua pengguna, terutama penyandang difabel. Pentingnya perancangan ini tidak hanya terletak pada pemenuhan hak dasar penyandang difabel untuk merasa diterima dan diakui dalam masyarakat, tetapi juga dalam memberikan platform bagi mereka untuk berekspresi dan berkembang secara pribadi melalui seni dan kreativitas. Dengan adanya wadah seperti Art Community Center untuk Penyandang Difabel, diharapkan penyandang difabel dapat merasa lebih termotivasi, dihargai, dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial dan kultural di komunitas mereka. Art community center ini merupakan wadah bagi para penyandang difabel untuk mengembangkan potensi mereka dan mengapresiasi kapabilitas mereka, yang tidak memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan formal. Community center ini menyediakan ruang dan fasilitas inklusif bagi para difabel, tidak seperti sekolah dan wadah pendidikan lainnya yang kurang memperhatikan inklusifitasnya. Art community center ini menekankan estetika untuk difabel, yang mana walaupun memiliki keterbatasan indera, mereka tetap bisa merasakan keindahan dari seni dan bangunan ini dengan pendekatan human centered design dan kajian mendalam dari aesthetics for diffable. Perancangan ini bukan hanya tentang memastikan aksesibilitas fisik, tetapi juga tentang menciptakan pengalaman estetika yang mengakomodasi bagi semua pengguna, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Keunggulan rancangan terletak pada pendekatan holistik terhadap kebutuhan pengguna, serta pada upaya untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya berfungsi dengan baik secara fisik, tetapi juga memberikan pengalaman yang positif secara emosional dan sosial bagi penggunanya, termasuk aspek estetika untuk para difabel yang sering kali diabaikan dalam desain, terutama tunarungu, tunadaksa dan tunanetra. Misalnya, pemilihan warna, tekstur, dan bentuk yang mengundang dan menyenangkan bagi pengguna dengan gangguan sensorik, serta penggunaan teknologi dan inovasi dalam menciptakan pengalaman visual dan audio yang memikat tanpa mengorbankan aksesibilitas. Kontribusi pada bidang Arsitektur terletak pada pengembangan desain yang lebih inklusif dan ramah difabel, sementara kontribusi pada upaya pengentasan masyarakat tercermin dalam penyediaan akses yang lebih baik bagi penyandang difabel dalam berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan budaya.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51800
    Collections
    • Architecture [3993]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV