Identifikasi Kematangan Buah Pepaya Dengan Pendekatan Non Destruktif
Abstract
Penelitian ini mengembangkan alat non-destruktif untuk mengidentifikasi kematangan
buah pepaya menggunakan sensor warna TCS3200, serta dilengkapi dengan push button, LED,
LCD, dan buzzer untuk memberikan hasil yang mudah dibaca dan interaktif. Sensor TCS3200
mendeteksi nilai RGB dari kulit buah pepaya, yang kemudian dibandingkan dengan standar
kematangan untuk menentukan tingkat kematangan. Sistem ini menggunakan empat titik
pengukuran pada buah, dan jika lebih dari 75% titik yang diukur menunjukkan nilai kematangan,
maka buah dianggap matang.
Proses kerja alat dimulai dengan penekanan push button yang mengaktifkan sistem untuk
memulai pengukuran. Sensor TCS3200 akan mengukur nilai RGB pada empat titik buah, dan
hasilnya diproses oleh mikrokontroler. Data dari setiap pengukuran akan dibandingkan dengan
data referensi kematangan, dan persentase kematangan dihitung. Jika lebih dari tiga dari empat
titik pengukuran menunjukkan buah sudah matang, sistem akan memberikan indikasi bahwa buah
tersebut matang.
Untuk memberi tahu pengguna hasil pengukuran, LED, LCD, dan buzzer digunakan
sebagai indikator. Jika buah dinyatakan matang, LED akan menyala hijau, buzzer akan berbunyi,
dan informasi kematangan akan ditampilkan di layar LCD. Jika buah belum matang, LED akan
menyala merah dan informasi tersebut juga ditampilkan di LCD tanpa bunyi buzzer. Dengan
indikator visual dan audio ini, pengguna dapat dengan mudah menentukan kematangan buah tanpa
harus melakukan pengukuran yang rumit.
Alat ini sangat berguna di lapangan maupun di lokasi distribusi buah, karena memberikan
hasil yang cepat dan akurat tanpa merusak buah. Dengan metode ini, para petani dan distributor
dapat lebih efisien dalam memastikan kualitas buah pepaya yang didistribusikan kepada
konsumen.
Collections
- Electric Engineering [889]
