| dc.description.abstract | Pada keseharian kita sebagai manusia, sampah merupakan salah satu
residu terbesar yang dihasilkan secara metabolisme atau lainnya.
Menurut data yang ada di Sistem Infomasi Pengelolaan Sampah
Nasional, timbunan sampah yang ada sebanyak kurang lebih 19
juta ton per tahunnya. Negara Indonesia sendiri merupakan negara
penyumbang sampah plastik ke laut terbanyak kedua di dunia.
Perancangan ini dipilih untuk menjadi solusi dalam mengatasi isu
sampah tersebut. Sedangkan pemilihan lokasi Surabaya, didasari dari
jumlah sampah kota ini yang berada di tingkat pertama di Indonesia.
Eco-Green Hub Surabaya merupakan Pusat Lingkungan berbasis
Bank Sampah Induk dan Community Center. Ruang didalamnya
akan mewadahi aktivitas bank sampah, produksi recycle plastik,
upcycle, dan komunitas lingkungan. Selain itu, eduwisata dipilih
sebagai pendekatan untuk meningkatkan nilai bisnis pada bangunan.
Pemilihan ini didasari dari potensi yang terjadi akibat adanya himbauan
Dispendik Surabaya kepada pelajar untuk tidak melakukan study tour
di luar kota. Sasaran pengunjung pelajar ini akan menghasilkan nilai
bisnis yang menerus. | en_US |