Show simple item record

dc.contributor.authorSari, Dwi Eka Purnomo
dc.date.accessioned2024-09-09T06:57:33Z
dc.date.available2024-09-09T06:57:33Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51761
dc.description.abstractPT. Mekar Armada Jaya merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang Autobody Manufacturing, Dies Manufacturing dan Pressed Part Component. Stamping Production merupakan salah satu departemen produksi yang berorientasi pada pembuatan komponen body mobil yang disebut dengan Pressed Part Component. Kecelakaan kerja merupakan salah satu gangguan yang bisa terjadi dalam proses produksi di Stamping Production yang dapat menimbulkan kerugian biaya baik biaya langsung maupun biaya tidak langsung. Stasiun kerja mesin pess merupakan stasiun kerja utama pada departemen Stamping Production. Berdasarkan Laporan Bulanan Kecelakaan Kerja Periode 2010-2011 PT. Mekar Armada Jaya angka kecelakaan kerja yang terjadi pada stasiun kerja mesin press cukup tinggi. Oleh karena itu diperlukan suatu kajian untuk mengevaluasi penyebab kecelakaan kerja dan pencegahannya serta mengevaluasi besarnya kerugian biaya yang ditanggung perusahaan akibat kecelakaan kerja agar tercipta awareness perusahaan yang lebih tinggi terhadap faktir keselamatan kerja karyawannya. Penelitian ini mengimplementasikan metode Hazard and Operability dalam melakukan evaluasi dan pencegahan kecelakaan kerja yang terjadi di stasiun kerja mesin press. Analisis biaya kecelakaan akibat kecelakaan kerja menggunakan metode Gross Output dengan menganalisis besarnya biaya langasung (direct cost), biaya tidak langsung yang meliputi Loss of Productivity dan Human Cost. Kemudian ditentukan besarnya biaya kecelakaan (Casualty Cost) berdasarkan jumlah dari Direct Cost, Loss of Productivity dan Human Cost. Dari penelitian ini didapatkan bahwa Faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja berdasarkan evaluasi metode Hazard and Operability adalah operator tidak memahami SOP dan operator tidak menggunakan alat pelindung diri dengan benar. Biaya kecelakaan rata-rata yang harus ditanggung perusahaan berdasarkan metode Gross Output untuk level kejadian sedang sebasar Rp 396.123,97, level kejadian kecil sebesar Rp188,243.03. Rekomendasi penanganan dan pencegahan kecelakaan kerja yang terjadi pada stasiun kerja mesin press adalah sebagai berikut : menambahkan sensor pengaman pada mesin press, perubahan desain pallet dorong pada tinggi meja pallet, tinggi pegangan pallet dorong dan penambahan pagar pembatas, perubahan desain baju operator dari lengan pendek menjadi lengan panjang, dengan dimensi baju ukuran 1 dan dimensi baju ukuran 2en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectHazard and Operabilityen_US
dc.subjectGross Outputen_US
dc.subjectDirect Costen_US
dc.subjectLoss of Productivityen_US
dc.subjectHuman Costen_US
dc.subjectCasualty Costen_US
dc.titleEvaluasi Faktor-faktor Penyebab Kecelakaan Kerja Dan Biaya Kecelakaan Kerja Pada Stasiun Kerja Mesin Press Departemen Stamping Production Divisi Stamping & Tools (Studi Kasus Di PT. Mekar Armada Jaya)en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM08522217


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record