Validasi Metode Identifikasi Daging Sapi (Bos Taurus) menggunakan Mitokondria 12s RRNA dengan PCR (Polymerase Chain Reaction)
Abstract
Latar belakang: Teknik deteksi perlu untuk menganalisis autentikasi terhadap
produk pangan hewani yang sering dilakukan pencampuran dengan produk pangan
hewani lainnya serta memastikan metode yang digunakan untuk memenuhi
parameter validitas agar penelitian yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan
melalui pendekatan genomik salah satunya menggunakan metode PCR
(Polymerase chain reaction) – spesific primer dengan mitokondria 12S rRNA.
Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui validitas metode terhadap
daging sapi menggunakan mitokondria 12S rRNA dengan metode PCR
(Polymerase chain reaction).
Metode: Desain primer menggunakan website NCBI Primer-Blast, preparasi dan
isolasi DNA sampel daging sapi, uji kualitas primer menggunakan Oligoanalyzer,
pengecekan kadar dan kemurnian DNA, validasi metode analisis uji spesifisitas
dan sensitivitas primer menggunakan PCR Konvensional, analisis hasil validasi
metode menggunakan elektroforesis dengan gel agarose.
Hasil: Desain primer yang didapatkan adalah dengan forward
GTGACCCTACAATAGCCGACG dan reverse
AACTTTCGTGCTTGATTCTCTTG. Hasil optimasi kondisi PCR yang digunakan
adalah pra denaturasi 98 oC selama 3 menit, denaturasi 98 oC selama 45 detik,
annealing 60 oC selama 30 detik, extension suhu 72 oC selama 30 detik, dan post-
extension 72 oC selama 3 menit dengan 30 siklus, komposisi primer 20 pmol. Hasil
uji spesifisitas primer 12s rRNA menunjukkan primer spesifik pada daging sapi
dengan tidak terbentuknya pita pada DNA babi, ayam, sapi dan NTC. Hasil
amplifikasi PCR terhadap pembacaaan elektroforesis gel agarose 1,5 %
menunjukkan bahwa metode ini mampu mendeteksi DNA sapi secara spesifik dan
tidak mengamplifikasi DNA lain serta masih dapat terdeteksi pada pengenceran
DNA 1:109
Collections
- Pharmacy [1917]
