Sensor Elektrokimia Berbasis Nanokarbon untuk Deteksi Migrasi Bisphenol-a Pada Kertas Termal
Abstract
Bisphenol-A (BPA) merupakan zat aditif yang banyak ditambahkan dalam bahan berbasis
lapisan plastik termasuk kertas thermal. Senyawa ini terbukti dapat menyebabkan efek
karsinogenik. Oleh karena itu, pada penelitian ini telah dikembangkan metode deteksi dan
monitoring migrasi BPA menggunakan sensor elektrokimia berbasis nanokarbon. Material
nanokarbon dipreparasi menggunakan teknik top-down dengan ball milling dan dipreparasi
sebagai elektroda pasta nanokarbon (EPnK) untuk monitoring BPA pada kertas thermal.
Hasil karakterisasi dari material mengkonfirmasi bahwa nanokarbon telah terbentuk
dengan homogenitas ukuran kurang dari 50 nm. Sifat elektrokimia dari sensor EPnK untuk
mendeteksi BPA dipelajari menggunakan teknik Differential Pulse Voltammety (DPV).
Hasil pengujian pada kondisi optimum menunjukkan bahwa sensor EPnK memiliki
sensitivitas yang tinggi dan memiliki nilai limit deteksi (LOD) yang rendah sebesar 0,2034
mM. Uji migrasi BPA pada kertas thermal menunjukkan bahwa BPA dapat bermigrasi dan
terekstrak dari lapisan plastik kertas termal karena pengaruh suhu. Hasil analisis diperoleh
bahwa konsentrasi BPA pada kertas termal sebesar 0,3177 mM dengan nilai akurasi
pengukuran sebesar 105,26%. Hasil tersebut membuktikan bahwa proses migrasi BPA
dapat diukur menggunakan sensor elektrokimia berbasis nanokarbon. Sensor yang
dikembangkan berpotensi untuk diaplikasikan pada berbagai bidang.
Collections
- Chemical Analyst [443]
