Stabilitas Kadar Sulfat Pada Produksi Air Minum dalam Kemasan (AMDK) Secara Turbidimetri menggunakan Spektrofotometri Uv-visible
Abstract
Tingginya kebutuhan AMDK di berbagai daerah menjadikan kualitas mutu AMDK perlu diperhatikan, salah satunya parameter AMDK yang harus memenuhi persyaratan yaitu kadar sulfat. AMDK dengan kadar sulfat yang melebihi batas standar dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan tubuh, seperti diare dan iritasi saluran pencernaan. Selain itu, dilakukan uji stabilitas, uji homogenitas, serta validasi metode penentuan kadar sulfat (SO42-) secara turbidimetri. Uji homogenitas dilakukan berdasarkan pedoman KAN (2004), sedangkan uji stabilitas dilakukan menggunakan uji parametrik yaitu dengan uji t-test. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kestabilan kadar sulfat pada AMDK satu merek yang diproduksi oleh berbagai PT dari sumber mata air yang berbeda dan kode produksi yang berbeda, serta untuk memastikan kadar sulfat tidak melebihi syarat yang ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian, uji homogenitas diperoleh hasil homogen karena F hitung < F tabel dan untuk uji stabilitas dengan uji t-test diperoleh 2 sampel yang tidak stabil atau nilai t hitung > t tabel sehingga menunjukkan terdapat perbedaan hasil yang signifikan. Berbagai parameter validasi metode juga dilakukan pengujian, seperti linieritas, LOD, LOQ, presisi, akurasi, dan estimasi ketidakpastian. Hasil kadar sulfat dari berbagai produk AMDK dengan kode produksi yang berbeda tidak melebihi batas yang ditentukan yaitu 200 mg/L berdasarkan acuan SNI 01-3553-2006.
Collections
- Chemical Analyst [443]
