Show simple item record

dc.contributor.authorNabila, Nisa
dc.date.accessioned2024-09-05T04:11:26Z
dc.date.available2024-09-05T04:11:26Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51629
dc.description.abstractCOVID-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus baru (SARS-CoV-2) virus ini pertama kali terdeteksi pada akhir tahun 2019. Banyak Masyarakat yang merasakan dampak dari penyakit ini. Belum ada pengobatan pasti untuk menyembuhkan penyakit COVID-19, maka banyak Masyarakat yang menggunakan pengobatan alternatif untuk penangkal COVID-19, termasuk jahe. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada interaksi antara senyawa zingiberene, zingerone, geraniol, 6-gingerol dan beta-sesquiphellandrene dengan main protease COVID-19 (6LU7) dan untuk mempelajari cara senyawa jahe zingiberene, zingerone, geraniol, 6-gingerol dan beta-sesquiphellandrene menggunakan analisis aturan Lipinski. Penelitian ini menggunakan metode molecular docking dengan menggunakan 3 aplikasi yaitu AutoDock Tools, PyMOL, dan Discovery Studio 2021. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan senyawa zingiberene, zingerone, geraniol, 6-gingerol dan beta-sesquiphellandrene sudah memenuhi aturan Lipinski, sehingga dapat dilakukan proses docking. Senyawa zingiberene dan beta-sesquiphellandrene memiliki potensi terbaik sebagai agen anti-COVID-19 diantara senyawa lainya karena memiliki energi ikatan sebesar -7,12 kcal/mol dan -7,22 kcal/molen_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectSARS-CoV-2en_US
dc.subjectJaheen_US
dc.subjectMolecular Dockingen_US
dc.subjectZingibereneen_US
dc.subjectProtease Enzyme 6LU7en_US
dc.titleAnalisis Melalui Molecular Docking Senyawa Zingiberene, Zingerone, Geraniol, 6-gingerol dan Beta-sesquiphellandrene Pada Jahe Sebagai Anti Covid-19en_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM19612147


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record