| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi logam skandium (Sc) pada
setiap metode menggunakan ICP-OES. Pengembangan metode ekstraksi sekuensial
dilakukan dengan memodifikasi metode yang merujuk pada penelitian Wang dkk.,
2021 dan Golui dkk., 2021 sebagai metode 1. Metode ini memisahkan spesi Sc ke
dalam 5 jenis yang berbeda yaitu exchangeable species, weak-acid soluble species,
reducible species, oxidizable species, dan residu. Metode tersebut dikembangkan
lagi sebagai metode 2. Metode ini memisahkan spesi Sc ke dalam 3 jenis yang
berbeda yaitu weak-acid soluble species dengan reagen asam oksalat yang merujuk
pada penelitian Ichlas dkk 2022, oxidizable species, dan residu dengan reagen kuat
berupa aqua regia dan asam perklorat. Metode 2 menggunakan teknik microwave
dengan proses yang lebih cepat, tahapan yang lebih singkat, namun dapat
mengekstrak Sc secara maksimal, dibandingkan dengan teknik konvensional pada
metode 1. Hasil menunjukkan pada metode 2 didapatkan recovery Sc yang lebih
besar yaitu 87% (29.3 ppm) dari pada metode 1 teknik konvensional yaitu 39%
(13.02 ppm) dan pada teknik microwave yaitu 49% (16,12 ppm) dari Sc total di
dalam sampel. Pengembangan teknik ekstraksi sekuensial spesifik terhadap Sc
sebagai langkah penting menuju pemurnian spesies Sc dalam Ni Laterit di
Sorowako Sulawesi Selatan. | en_US |