Pembuatan Model Quality Control Raw Mill Semen menggunakan Metode Artificial Neural Network dan Long- Short Term Memory (Studi Kasus: PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. Plant- Cirebon)
Abstract
Kontrol kualitas pada industri semen membutuhkan kecermatan dan intensitas yang tinggi
selama proses. kualitas semen sangat bergantung pada klinker yang ditentukan dari
stabilnya nilai modulus kimia yang dikendalikan oleh operator QC. permasalahan muncul
ketika mesin yang menunjang proses QC seperti lengan robot mengalami downtime tidak
terjadwal sehingga menyulitkan operator dalam menentukan modulus yang harus
ditetapkan setiap 30 menit, akibatnya kualitas hasil klinker yang dihasilkan dibawah
standar kualitas yang telah di tentukan dan tidak memenuhi permintaan pasar domestik
untuk proyek nasional, sehingga menyebabkan perusahaan mengalami opportunity loss..
Penggunaan machine learning diduga mampu memberikan solusi mengendalikan
kualitas pada industri semen. Long Short-Term Memory (LSTM) dan Artificial Neural
Network (ANN) merupakan salah satu machine learning yang dapat memprediksi nilai
modulus kimia dan campuran komposisi pada pembobotan weighing feeder di proses
produksi semen. Hasilnya LSTM efektif dalam memprediksi modulus kimia dan
campuran komposisi selama proses produksi. Hasil dari ANN backpropagation
menunjukkan akurasi yang cukup baik dengan penggunaan data input dari hasil prediksi
LSTM berupa modulus Limestone Saturation Factor, Alumina modulus, dan Silica
modulus yang digunakan untuk menentukan pembobotan pada mesin weighing feeder
yang mengendalikan bahan material berupa batu kapur, tanah liat, pasir besi, dan pasir
silika, namun terdapat anomali selama pelatihan model karena data yang digunakan
dalam penelitian diambil saat kondisi mesin tidak sepenuhnya dalam kondisi Steady
State.
Collections
- Industrial Engineering [2835]
