Pengembangan Sistem Presensi Karyawan dengan Face Recognition menggunakan Model Facenet
Abstract
PT Indo Xetia Internasional adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan
sistem informasi untuk berbagai industri dan menerapkan sistem kerja yang memungkinkan
karyawannya untuk bekerja dari rumah (work from home). Sistem kerja ini mengharuskan
perusahaan untuk memiliki sistem presensi yang dapat memvalidasi kehadiran karyawan secara
akurat. Saat ini, karyawan menggunakan aplikasi Discord untuk melakukan presensi dan terdapat
kelemahan dalam penggunaan aplikasi Discord yang berpotensi bagi seseorang yang bukan
karyawan dapat melakukan presensi atas nama karyawan yang sebenarnya tidak hadir sehingga
untuk meningkatkan akurasi dan kemanan pada proses presensi maka dikembangkan sistem
presensi karyawan menggunakan teknologi face recognition.
Proses sistem presensi karyawan melibatkan beberapa tahapan utama seperti face detection,
face registration, dan face recognition. Pada tahap face detection maka algoritma SSD bekerja
untuk mengidentifikasi wajah pada gambar. Setelah wajah terdeteksi maka dilakukan pre-
processing untuk normalisasi, transformasi vektor, dan cropping. Pada tahap face registration
karyawan mengambil gambar wajah menggunakan kamera seluler secara real-time untuk
digunakan sebagai data referensi. Pada tahap face recognition maka model FaceNet bekerja
untuk menghasilkan vektor fitur wajah yang telah terdaftar menggunakan perhitungan jarak
Euclidean untuk menentukan tingkat kemiripan. Jika hasil nilai jarak Euclidean di bawah atau
sama dengan threshold yang ditentukan maka wajah dianggap dikenali dan pengguna diizinkan
melakukan presensi.
Hasil pengujian sistem pengenalan wajah menujukkan kinerja yang bervariasi tergantung
pada kondisi pengujian. Pengujian pada cahaya terang mencapai tingkat keberhasilan 98.7% dan
pengujian pada cahaya redup mencapai tingkat keberhasilan 92%. Pada pengujian posisi miring
memiliki tingkat keberhasilan 54.7% dan pengujian pada posisi lurus memiliki tingkat
keberhasilan 96%. Pada pengujian ekspresi tersenyum menunjukkan tingkat keberhasilan 94.7%
dan pengujian pada ekspresi datar menujukkan tingkat keberhasilan 100%. Pada pengujian jarak
30cm mencapai tingkat keberhasilan 100% dan pengujian jarak 60cm menujukkan tingkat
keberhasilan 98.7%. Pada pengujian menggunakan atribut topi memiliki tingkat keberhasilan
96% dan pengujian menggunakan atribut kacamata mencapai tingkat keberhasilan sebesar
97.3%.
Collections
- Informatics Engineering [2528]
