| dc.description.abstract | Kekerasan seksual merupakan salah satu bentuk pelanggaran yang mengakibatkan kerugian
fisik maupun psikologis bagi korban khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Pemerintah
melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah mengeluarkan
Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 yang mengharuskan perguruan tinggi membentuk
Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS). Universitas
Islam Indonesia bersama Satgas PPKS Universitas Islam Indonesia (UII) berupaya menyikapi
permasalahan ini dengan memberikan penanganan dan sanksi bagi pelaku kekerasan seksual
berdasarkan beberapa kategori pelanggaran yakni ringan, sedang, dan berat. Dalam
menentukan kategori ini, dibutuhkan data-data kekerasan yang dialami korban yang diperoleh
melalui wawancara. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibangun sebuah Sistem Pendukung
Keputusan (SPK) berbasis website yang menggunakan framework CodeIgniter dengan bahasa
pemrograman PHP dan JavaScript dan database MySQL. Pengembangan sistem ini
menggunakan metode penelitian waterfall, dan menggunakan sistem pendukung keputusan
metode SAW (Simple Additive Weighting) yang menghasilkan sebuah website untuk Satgas
PPKS UII yang menampilkan hasil kategori pelanggaran kekerasan seksual yang dilakukan
oleh pelaku, dengan kategori pelanggaran ringan, sedang, atau berat. Berdasarkan hasil
pengujian black box menunjukkan bahwa sebagian besar fungsionalitas sistem berjalan sesuai
dengan harapan, sedangkan evaluasi penggunaan sistem menggunakan metode kuesioner
pengujian penerimaan pengguna atau user acceptance testing, sistem ini meraih hasil pengujian
dengan nilai persentase kepuasan dari pengguna sebesar 92%. Persentase ini menunjukkan
bahwa sebagian besar pengguna merasa puas dengan fungsionalitas dan kinerja sistem yang
telah diuji. | en_US |