| dc.description.abstract | Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang signifikan di kawasan Asia Tenggara
memicu peningkatan aktivitas industri, perdagangan, dan jasa yang dimana
semuanya membutuhkan energi untuk beroperasi. Meskipun kaya akan sumber
daya alam, kebutuhan energi bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia masih
bergantung pada bahan bakar fosil. Alternatif berkelanjutan seperti biodiesel
menawarkan potensi menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi utama
dalam transportasi global. Pabrik biodiesel dari Palm Fatty Acid Distillate (PFAD)
kapasitas 50.000 ton/tahun dengan proses esterifikasi ini diharapkan dapat
memenuhi kebutuhan di dalam maupun di luar negeri. Lokasi pabrik direncanakan
berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Evaluasi ekonomi menunjukkan nilai Return of
Investment (ROI) sebesar 15% sebelum pajak dan 12% setelah pajak. Lalu, nilai
Pay Out Time (POT) selama 4,4 tahun sebelum pajak dan 5 tahun setelah pajak.
Secara keseluruhan, pendirian pabrik biodiesel merupakan langkah strategis untuk
mengatasi tantangan ketersediaan dan keberlanjutan energi global, serta
memanfaatkan potensi lokal dan mendukung transisi menuju ekonomi rendah
karbon dan berkelanjutan. | en_US |