| dc.description.abstract | PT. PP. London Sumatra Indonesia memiliki mesin screw press sebagai aset penting
untuk tahap awal pemisahan minyak kelapa sawit dari buahnya. Mesin ini sangat penting
dalam proses produksi dan digunakan setiap hari. Akibatnya, mesin sering mengalami
kerusakan setiap 3-5 bulan, yang menyebabkan penurunan kualitas dan kuantitas
produksi, bahkan terkadang menghentikan produksi sementara. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui komponen kritis yang ada pada mesin screw press, memberikan usulan
untuk langkah perawatan paling optimal, dan membandingkan harga perawatan setelah
penerapan preventive maintenance. Metode yang digunakan adalah Reliability Centered
Maintenance (RCM), yang memberikan panduan bagi perusahaan untuk melakukan
perawatan dan tindakan pencegahan. Hal ini memastikan mesin screw press berfungsi
optimal tanpa gangguan produksi. Komponen Heating System teridentifikasi sebagai
komponen kritis dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi, yaitu 135. Metode Age
Replacement menunjukkan MTTF sebesar 48.372 jam dan MTTR sekitar 4,30 jam.
Analisis biaya menunjukkan total biaya tenaga kerja Rp. 7.000.000 dan kerugian produksi
Rp. 4.800.000 per jam, dengan penghematan biaya Rp. 80.517.321 setelah penerapan
preventive maintenance. Penerapan RCM II terbukti meningkatkan keandalan mesin,
mengurangi downtime, dan efisiensi biaya. Disarankan untuk perusahaan menerapkan
dan mengembangkan metode RCM II untuk meningkatkan performa mesin dan
mengurangi biaya perawatan jangka panjang. | en_US |