Hubungan Antara Kepuasan Kerja dan Kesejahteraan Subjektif Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Abstract
Beragam kompleksitas masalah yang dihadapi guru pendidikan anak usia dini
dapat menjadi potensi yang memungkinkan menurunkan kesejahteraan subjektif
guru pendidikan anak usia dini. Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan
subjektif mereka secara keseluruhan menjadi penting, karena bukan hanya
berkaitan dengan kebahagiaan guru itu sendiri namun juga memperbaiki kualitas
kinerja mereka sebagai aktor krusial yang berperan memberikan pelayanan
pendidikan anak usia dini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara kepuasan kerja dengan kesejahteraan subjektif guru
pendidikan anak usia dini. Responden dalam penelitian ini adalah guru pendidikan
usia dini yang berjumlah 104 orang dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kepuasan kerja yaitu
(MSQ) Minnesota Satisfaction Questionnaire Short Form oleh Weiss et al. (1967)
dan skala kesejahteraan subjektif yaitu PANAS (Positive Affect and Negatif Affect
Scale) oleh Watson, Clark, & Tellegen (1988) & SWLS (Statification with Life
Scale) oleh Diener (1999). Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 25
for Windows. Hasil analisis menggunakan teknik korelasi Spearman’s Rho
diperoleh nilai p = 0.000 (p<0.05) dengan koefisien korelasi (r) = 0.355.
Collections
- Psychology [2579]
