Integrasi Kecerdasan Buatan Generatif Untuk Analisis dan Mitigasi Data CVE
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis Flask yang
mampu melakukan analisis terhadap Common Vulnerabilities and Exposures (CVE) dengan
memanfaatkan kecerdasan buatan generatif dari OpenAI. Latar belakang dari penelitian ini
adalah kebutuhan yang semakin mendesak akan alat yang mampu menganalisis dan
memberikan mitigasi atas kerentanan keamanan siber secara cepat dan akurat. Dalam era
digital saat ini, CVE menjadi salah satu referensi utama untuk mengetahui kelemahan sistem
keamanan yang ada, sehingga pemahaman yang mendalam tentang CVE sangat penting bagi
para praktisi keamanan siber.
Gambaran singkat penelitian ini meliputi pengembangan aplikasi web yang terintegrasi
dengan OpenAI API untuk memberikan analisis CVE yang komprehensif. Aplikasi ini tidak
hanya menampilkan informasi dasar tentang CVE, tetapi juga memberikan analisis mendetail
tentang dampak, vektor serangan, dan langkah-langkah mitigasi yang direkomendasikan.
Dalam proses pengembangan, aplikasi ini menggunakan framework Flask di sisi backend dan
Tailwind CSS di sisi frontend untuk memastikan aplikasi memiliki antarmuka yang ramah
pengguna dan mudah dioperasikan.
Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini mencakup beberapa tahap, mulai dari
pengumpulan data CVE terbaru, perancangan dan pengembangan aplikasi, integrasi dengan
OpenAI API, hingga pengujian aplikasi. Pengujian dilakukan untuk memastikan bahwa
aplikasi dapat memberikan hasil analisis yang akurat dan relevan. Proses pengujian melibatkan
evaluasi terhadap kemampuan aplikasi dalam mengambil data CVE, menganalisisnya, dan
memberikan rekomendasi mitigasi.
Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan
mampu memberikan analisis yang komprehensif dan akurat terhadap CVE. Hasil pengujian
menunjukkan bahwa aplikasi dapat menghasilkan informasi yang mendetail tentang CVE,
dampaknya, dan langkah-langkah mitigasi yang perlu diambil. Dengan demikian, aplikasi ini
diharapkan dapat menjadi alat yang berguna bagi para praktisi keamanan siber dalam
mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan keamanan dengan lebih efisien.
Collections
- Informatics Engineering [2525]
