Show simple item record

dc.contributor.authorAini, Chairunnisa Nur
dc.date.accessioned2024-08-29T03:29:15Z
dc.date.available2024-08-29T03:29:15Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51431
dc.description.abstractLatar Belakang: Akne vulgaris dapat disebabkan oleh multifaktorial, salah satunya makanan asin. Namun, hingga saat ini hasil penelitian mengenai hubungan akne vulgaris masih inkonsisten. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara konsumsi makanan asin dengan kejadian akne vulgaris. Metode Penelitian: : Desain penelitian ini adalah cross-sectional. Penilaian derajat keparahan jerawat GEA Scale. Penilaian konsumsi makanan asin responden menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ), 24h food recall, dan fatSecret. Kemudian, analisis data dengan uji Fisher exact. Hasil Penelitian: Penelitian ini terdiri dari 88 responden dengan 25 diantaranya mengalami akne. Berdasarkan hasil analisis bivariat, didapatkan nilai p value 0.803 dan PR 0.827. Rentang konsumsi rata-rata natrium responden terendah 405.5 mg dan tertinggi 3126.84 mg dengan rata-rata 1728.611 ± 540.13068. Asupan natrium paling sering berasal dari keripik asin, msg, garam, dan kaldu. Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan asin dengan kejadian akne vulgaris pada mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Islam Indonesia dengan nilai p value >0.05.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectMakanan Asinen_US
dc.subjectAkne Vulgarisen_US
dc.subjectNatriumen_US
dc.titleHubungan Antara Konsumsi Makanan Asin dengan Kejadian Akne Vulgaris Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesiaen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20711160


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record