Pengaruh Ph Pada Sintesis Nanokomposit ZnO/Limbah Tailing Bauksit sebagai Fotokatalis pada Degradasi Metil Orange
Abstract
Telah dilakukan sintesis nanokomposit ZnO terembankan dalam limbah tailing bauksit
(ZnO/LTB) menggunakan metode kopresipitasi dengan variasi pH 8, 9, dan 11. Tujuan
penelitian adalah mengetahui pengaruh variasi pH pada hasil sintesis pembentukan
nanokomposit ZnO/LTB dan mengetahui aktivitas ZnO/LTB pada degradasi zat warna
metil orange. Karakterisasi yang digunakan ialah XRD, GSA, DR-UV, dan UV-Vis. Hasil
karakterisasi XRD menunjukkan bahwa ZnO berhasil disintesis dengan ukuran kristal
dengan variasi ZnO/LTB-8, ZnO/LTB-9, dan ZnO/LTB-11 berturut-turut adalah 32,02
nm, 28,81 nm, dan 36,70 nm. Terjadi penurunan ukuran kristalit pada sampel dengan pH
9. Hasil karakterisasi GSA menunjukkan luas permukaan ZnO/LTB-8 sebesar 117,892
m2
/g, ZnO/LTB-9 sebesar 120,359 m2
/g, dan ZnO/LTB-11 sebesar 125,816 m2
/g. Seluruh
hasil memiliki ukuran pori mesopori. Karakterisasi dengan DR-UV menunjukkan bahwa
band gap ZnO/LTB-8 adalah 2,9 eV , ZnO/LTB-9 adalah 3 eV , dan ZnO/LTB-11 adalah
2,8 eV. Hal tersebut terjadi akibat pengaruh perbedaan ukuran kristal. Dilakukan
pengujian aktivitas fotokatalis untuk mendegradasi MO (Metil Orange) pada konsentrasi
30 ppm dengan variasi waktu kontak antara fotokatalis dan MO selama 0, 15, 30, 60, 75,
dan 90 menit. Hasil fotokatalis ZnO/LTB-8 menghasilkan persen degradasi sebesar
99,03%, ZnO/LTB-9 sebesar 99,35%, dan ZnO/LTB-11 sebesar 99,16% dengan kinetika
reaksi mengikuti orde 2. Hasil tersebut menunjukkan bahwa zat warna metil orange
optimal terdegradasi menggunakan nanokomposit ZnO/LTB-9 dengan persentase
degradasi paling tinggi.
Collections
- Chemistry [794]
