• Login
    View Item 
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    •   DSpace Home
    • Students & Alumnae
    • Undergraduate Thesis
    • Faculty of Islamic Studies
    • Islamic Law
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Resolusi Konflik Antara Orang Tua dan Anak Generasi Z untuk menjaga Ketahanan Keluarga Perspektif Maqāṣid Syarī’ah

    Thumbnail
    View/Open
    20421145.pdf (2.417Mb)
    Date
    2024
    Author
    Kamilah, Yumna
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Generasi Z menghadapi tantangan unik dalam membangun keberlangsungan keluarga di tengah perubahan sosial dan budaya yang cepat. Disfungsi dalam peran dan fungsi keluarga, serta adanya berbagai jenis pola asuh orang tua berdampak serius terhadap kesehatan mental anak. Kurangnya penerapan nilai-nilai agama sebagai pondasi dalam kehidupan berkeluarga juga menyebabkan ketidakstabilan bangunan rumah tangga. Maka penting untuk menelaah mengenai bagaimana resolusi konflik yang harus dilakukan dengan mempertimbangkan nilai-nilai yang ditekankan oleh agama dalam perspektif maqāṣid syarī’ah yang mengacu pada pemeliharaan lima tujuan utama dalam Islam untuk mencapai ketahanan keluarga. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat kualitatif dengan pendekatan normatif sosiologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan confirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, konflik antara orang tua dan generasi Z dalam keluarga disebabkan oleh faktor perbedaan dalam pola asuh, komunikasi yang kurang baik, pengaruh perkembangan teknologi dan media sosial, perbedaan pola pikir dan sudut pandang, serta kondisi ekonomi keluarga. Kedua, Upaya resolusi konflik melibatkan strategi memahami perbedaan sudut pandang dan pola pikir, memiliki quality time dengan keluarga, dan menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, prinsip-prinsip maqāṣid syarī’ah seperti hifdz al-Din, hifdz al-Nafs, hifdz al-Aql, hifdz al-Nasl, dan hifdz al-Mal memberikan kerangka kerja yang kokoh dalam memperkuat ketahanan keluarga, tercermin pada cara dan metode yang digunakan oleh orang tua dan generasi Z dalam mengelola konflik keluarga.
    URI
    dspace.uii.ac.id/123456789/51391
    Collections
    • Islamic Law [923]

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV
     

     

    Browse

    All of DSpaceCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    LoginRegister

    DSpace software copyright © 2002-2015  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    @mire NV