Akuisisi Bukti Digital Pada Network Attached Storage (NAS)
Abstract
Dalam melakukan investigasi terhadap suatu bukti elektronik, tahapan akuisisi adalah
tahapan awal yang sangat mempengaruhi tahapan analisis bukti digital. Selain itu,
kemampuan investigator dalam melakukan akuisisi terhadap bukti elektronik juga sangat
berpengaruh terhadap kedudukan bukti tersebut di dalam sebuah persidangan. Network
Attached Storage (NAS) adalah salah satu metode penyimpanan berbasis jaringan yang saat
ini semakin banyak digunakan. Metode penyimpanan NAS sebagian besar menggunakan
sistem penyimpanan berbasis Redundant Array of Independent Disks (RAID). Akan tetapi
sistem RAID ini bukan merupakan satu-satunya yang digunakan didalam NAS. Beberapa
kasus yang pernah terjadi terkait NAS pada sebuah perusahaan penerbangan nasional yaitu
aktivitas perusakan dan penghapusan data perusahaan yang dilakukan oleh karyawan
sebagai protes akan kebijakan yang tidak dapat diterima oleh karyawan tersebut. Dengan
karakteristik NAS yang merupakan penyimpanan berbasis jaringan, penanganan untuk
pengangkatan dan pemulihan (recovery) data pada NAS membutuhkan teknik dan cara yang
berbeda dengan penanganan pada bukti elektronik lainnya seperti Personal Computer (PC).
Ditambah lagi, dengan konsep RAID pada pengelolaan harddisk NAS, menjadikan tahapan
akuisisi pada model penyimpanan ini membutuhkan pengetahuan pada konsep penyimpanan
RAID. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis tingkat keberhasilan dari proses
akuisisi di dalam sistem penyimpanan NAS. Standar yang digunakan sebagai panduan dalam
melakukan akuisisi bukti digital dalam laporan ini menggunakan National Institute of
Standards and Technology (NIST) yang merupakan standar yang paling efektif dalam proses
pencarian artefak suatu bukti digital pada perangkat keras dengan metode akuisisi fisik.
Collections
- Master of Informatics [368]
