Prarancangan Pabrik Propilen Glikol dari Propilen Oksida dan Air dengan Kapasitas 21.000 Ton/tahun
View/ Open
Date
2024Author
Tuzzahroh, Fatimah
Choirunnisa, Ardisa Rauza
Metadata
Show full item recordAbstract
Propilen Glikol atau 1,2-propanediol adalah salah satu bahan kimia yang
penggunaannya dalam dunia industri cukup besar, baik raw material-nya maupun
sebagai bahan tambahan. Guna pemenuhan kebutuhan dalam negeri, maka
dirancang pabrik Propilen Glikol di Kedanyang, Kebomas, Kabupaten Gresik,
Provinsi Jawa Timur dengan kapasitas 21.000 ton/tahun dengan luas tanah
keseluruhan 17.835 m2
dan jumlah karyawan 156 orang dengan bentuk perusahaan
adalah Perseroan Terbatas (PT). Pabrik ini berdiri dengan mempertimbangkan
ketersediaan bahan baku, sarana transportasi yang memadai, tenaga kerja,
perizinan, dan kondisi sosial masyarakat sekitar. Untuk mencapai kapasitas
produksi, digunakan bahan baku Propilen Oksida sebesar 2.526 kg/jam dan Air
sebesar 14.109 kg/jam. Reaksi pembuatan propilen glikol menggunakan proses
Hidrasi Propilen Oksida dan katalis asam, yaitu Asam Sulfat. Proses reaksi
berlangsung dalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB) dengan suhu 25 ̊C dan
tekanan 1 atm. Sebelum dilakukan proses reaksi dalam reaktor, dilakukan
pencampuran antara propilen oksida dan metanol untuk mencegah terjadinya
pemisahan fase karena propilen oksida tidak larut sempurna dalam air. Selanjutnya
keluaran reaktor dialirkan menuju netralizer untuk menetralkan asam sulfat dan
dimurnikan dengan 2 menara destilasi. Pabrik ini dilengkapi dengan beberapa
komponen utilitas yang membutuhkan 58.216 kg/jam air pendingin, 18.373 kg/jam
steam, 13.583 kg/jam air proses, 39 m3
/jam udara tekan, 9.467 kW listrik, 1.969
kg/jam batu bara, dan 1.642 gal/jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa pabrik
Propilen Glikol memiliki tingkat resiko rendah, baik dari analisis resiko maupun
analisis kelayakan. Hasil evaluasi ekonomi menunjukkan Percent Return on
Investment (ROI) sebelum pajak 39% dan setelah pajak 29%. Pay Out Time (POT)
sebelum pajak 2 tahun dan setelah pajak 2,6 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar
44% serta Shut Down Point (SDP) sebesar 30%. Discounted Cash Flow Rate
terhitung sebesar 20% Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi, dapat disimpulkan
bahwa pabrik Propilen Glikol secara ekonomi layak didirikan dan layak untuk
dikaji lebih lanjut.
Collections
- Chemical Engineering [1334]
