Show simple item record

dc.contributor.authorAdiba, Nadia Farah
dc.date.accessioned2024-08-23T03:35:29Z
dc.date.available2024-08-23T03:35:29Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.uridspace.uii.ac.id/123456789/51333
dc.description.abstractOptimisme merupakan salah satu sikap yang dapat ditingkatkan pada pasien stroke untuk meningkatkan keyakinan sembuh dalam diri seseorang. Peningkatan sikap optimisme seseorang diperlukan beberapa upaya yang harus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari penerimaan diri dan dukungan sosial terhadap optimisme pada pasien stroke. Hipotesis dari penelitian ini adalah penerimaan diri dan dukungan sosial secara bersamaan memiliki peran terhadap optimisme pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilanjutkan dengan analisis model regresi linear berganda. Penelitian ini diikuti sebanyak 145 pasien stroke yang telah mendapatkan diagnosis lebih dari enam bulan. Penelitian ini menggunakan alat ukur LOT-R (The Life Orientation Test- Revised), USAQ (Unconditional Self-Acceptance Questionnaire), dan MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan diri dan dukungan sosial memiliki peran dalam meningkatkan optimisme pada pasien stroke. Temuan ini memberikan informasi mengenai pentingnya penerimaan dalam diri pasien serta dukungan dari lingkungan sosial untuk meningkatkan sikap optimisme pada pasien stroke.en_US
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectOptimismeen_US
dc.subjectPenerimaan Dirien_US
dc.subjectDukungan Sosialen_US
dc.subjectPasien Strokeen_US
dc.titlePeran Penerimaan Diri dan Dukungan Sosial Terhadap Optimisme Pada Pasien Strokeen_US
dc.typeThesisen_US
dc.Identifier.NIM20320349


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record