Pengaruh Pemberian Dekstrosa 40% Terhadap Prognosis Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipoglikemia
Abstract
Latar belakang : Diabetes merupakan penyakit yang memerlukan penatalaksanaan
yang baik dengan cara mengendalikan KGD. Terapi menggunakan obat
antidiabetes tidak jarang menyebabkan hipoglikemia, terapi yang paling umum
mengatasi hipoglikemia yaitu D40%.
Tujuan : Mengetahui profil pasien, profil terapi pasien, prognosis pasien, serta
pengaruh profil terapi D40% terhadap prognosis pasien.
Metode : Menggunakan desain potong lintang dengan metode univariat untuk
menampilkan profil pasien dan profil terapi pasien. Metode bivariat untuk
menganalisis pengaruh pemberian D40% terhadap prognosis pasien dengan
menggunakan software SPSS versi 26.00. Pengumpulan data menggunakan rekam
medis secara retrospektif.
Hasil : Pasien didominasi perempuan (61,2%). Karakteristik pasien terbanyak
memiliki rentang usia 46 – 80 tahun (93%) dan IMT didominasi oleh normal (65%).
Terdapat 51 pasien dengan komorbid hipertensi (60%). Terapi yang banyak
diresepkan adalah D40% kombinasi (53,5%) dosis 40 g (62,4%) secara cepat lalu
menjadi lambat (53,5%). Prognosis pasien pasca terapi D40% mengalami perbaikan
tanpa hiperglikemia pasca 1 jam (72,9%) dan pasca 24 jam (68,7%). Analisis
pengaruh pemberian D40% terhadap prognosis pasien menunjukkan p value > 0,05.
Kesimpulan : Pasien pasca pemberian D40% mengalami perbaikan tanpa
hiperglikemia sebanyak 68,7%. Jenis D40%, dosis, dan kecepatan pemberian tidak
berpengaruh terhadap prognosis derajat hiperglikemia pasien.
Collections
- Pharmacy [1895]
